
Amurang–Bupati Chrsitiany Euginia Paruntu, SE menghimbau kepada warga Minsel untuk selalu berhati-hati di bulan penghujan ini. Informasi BMKG, bahwa musim penghujan ini akan berhenti hingga akhir Februari 2013. Oleh sebab itu, warga diminta selalu hati-hati.
‘’Musim hujan ini baru akan berhenti akhir Februari. Musim hujan juga diikuti angin kencang dan lainnya. Termasuk, terjadi tanah longsor dan banjir. Oleh sebab itu, warga Minsel harus selalu ekstra hati-hati,’’ kata bupati Tetty-demikian biasa dipanggil.
Lanjut bupati cantik ini, masyarakat yang bepergian dengan menggunakan kendaraan roda dua atau empat diminta pula harus melihat kondisi cuaca. Jangan setelah berada diatas kendaraan tak melihat dampak seperti tanah longsor.
‘’Ini paling penting. Maka dari itu, warga manapun harus memperhatikan sekitar. Termasuk daerah pegunungan yang akan dilaluinya supaya terhindar dari bencana tanah longsor,’’ sebut isteri dari Kristoforus Decky Palinggi, SE tersebut.
“Khusus di Minsel terdapat sejumlah titik yang rawan longsor. Dan kita semua harus menghindarinya. Jangan sudah ditegur, tetap saja dilakukan. Padahal, sudah tahu akan ada masalah disana,’’ tambah Paruntu.
Dijelaskannya lagi, daerah manapun di Sulut dan Indonesia tetap ada bencana. Baru-baru ini, Kota Manado terjadi bencana besar. Ini bagian dari introspeksi diri. Supaya, kita semua bisa lakukan hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi.
‘’Selain itu, para kepala wilayah di 17 kecamatan, jangan ada yang terlewat dengan informasi. Jangan pula ada camat yang tinggal di luar wilayah. Supaya, apabila terjadi masalah, camat pun harus tahu apa yang dihadapi warga. Sekali lagi, cuaca ekstrim kita semua harus tetap waspada,’’ ungkapnya. (and)
