
Penulis: Alfrits Semen | Minahasa Utara
Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan tepat sasaran.
Dalam penyerahan bantuan sosial berupa dana duka di Minahasa Utara, Joune Ganda menegaskan seluruh bantuan kini disalurkan langsung ke rekening penerima melalui sistem digital.
Langkah ini ditandai dengan aksi simbolis Bupati Joune melakukan klik pada aplikasi penyaluran bantuan, yang secara otomatis mentransfer dana duka kepada para pemangku duka.
Ratusan penerima dilaporkan langsung menerima bantuan tersebut di rekening masing-masing tanpa proses tunai.
“Pemberian bantuan sosial berupa dana duka ini sudah menjadi program unggulan pemerintah daerah. Di tengah keterbatasan fiskal, kita tetap berupaya menghadirkan program yang menyentuh langsung masyarakat,” ujar Joune Ganda.
Ia menegaskan, transformasi digital dalam penyaluran bantuan menjadi langkah strategis untuk mencegah potensi penyimpangan.
“Tadi saya melakukan klik untuk mentransfer bantuan tersebut ke rekening masing-masing, sehingga tidak ada lagi hal-hal yang bersifat tunai. Ini kita harapkan dapat mengurangi miss atau penyimpangan,” jelasnya.
Menurutnya, sistem ini juga mendorong masyarakat untuk lebih siap secara administratif, termasuk memiliki rekening sebagai syarat penerimaan bantuan.
Pemerintah daerah, lanjut Joune, terus melakukan pembenahan metode penyaluran agar semakin efektif dan akuntabel.
Ia menjelaskan ke depan penyaluran bantuan akan mengikuti klasifikasi penerima berbasis data kesejahteraan.
“Sesuai arahan pemerintah pusat, penerima bantuan akan kita kelompokkan berdasarkan desil atau tingkat kelayakan. Jadi bantuan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang berhak,” katanya.
Ia menambahkan, melalui Dinas Sosial, berbagai bantuan seperti santunan dan dana duka akan difokuskan kepada kelompok masyarakat yang memenuhi syarat, sehingga program pemerintah semakin tepat sasaran.
