BITUNG—Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bitung 2011-2031 terus digenjot untuk diselesaikan tahun ini. Buktinya, meski RTRW saat ini sementara berproses di pusat, namun kesiapan untuk menunjang RTRW tersebut telah dilakukan Pemkot Bitung dengan membuat draft Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang kembali dipresentasikan Kamis (13/10).
“Ada kurang lebih 400 kabupaten/kota se-Indonesia yang belum melakukan pengurusan RTRW dan Kota Bitung adalah kota ke-30 yang memasukan draft tersebut ke pusat sebab pada tahun 2012 nanti semua kabupaten kota harus ada RTRW,” kata Wakil Walikota Max Lomban ketika membuka rapat KLHS di BPU kantor walikota Bitung.
Menurut Lomban, dengan dibahasnya KLHS ini, nantinya menjadi tujuan dari kebijakan, rencana dan program dari Pemkot Bitung. Dimana nara sumber yang menyajikan draft KLHS Dr Wiske Rotinsulu SP, MES, PhD, Ir. Noldy Wenur MS, dan Dr. Ir. Djaelani Husein, MSc memintakan kepada para kepala SKPD untuk dapat memberikan data-data kepada tim penyusun KLHS tersebut.
“Isu yang paling mendasar dalam penyusuan KLHS ini antara lain adalah Daerah Pesisir, Keanekaragaman Hayati, Sosial Masyarakat serta Pengolahan dan Kerusakan Lingkungan, sehingga dibutuhkan data-data penunjang penyusunan ini, ” ujar Rotinsulu.
Sementara itu, Lomban meminta agar para kepala SKPD untuk dapat memberikan data lengkap kepada tim penyusun agar mampu memperkuat penyusunan KLHS ini. Mengingat data-data tersebut sangat diperlukan sebab KLHS dibuat tak terbatas jangka waktu pemakaiannya.
“Jadi semua SKPD harus memberikan data yang lengkap kepada tim, dan jika ada SKPD yang tidak memiliki data yang diperlukan silakan langsung berkoordinasi dengan BLH agar dicarikan jalan keluar,” kata Lomban.(en)
