MANADO – Adanya pernyataan yang menuding bahwa Kapolda Sulut, Brigjen Pol Carlo Brix Tewu, gagal mengatasi maraknya perampokan, dan pencurian di Sulut, terutama Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), apalagi tindakan itu diikuti dengan kekerasan, dinilai Billy Johannis, Ketua DPD GRANAT Sulut, merupakan tudingan yang tendensius, dan tidak mendasar.
Billy mengingatkan, beberapa waktu lalu Polresta Manado telah mengungkap pelaku perampokan di muka gereja Katedral yang terjadi Desember tahun lalu, dan minggu lalu juga mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor, dan hewan. Bahkan berhasil melumpuhkan pelakunya.
”Harus dicatat polisi dan Kapolda bukanlah Malaikat yang turun dari sorga, yang mampu mengungkap secara langsung setiap kejadian kejahatan di dunia ini. Kalau saja ada pelaku kejahatan yang sebelum melakukan tindak kejahatan melaporkan dulu kepada polisi, pasti hanya hitungan menit polisi sudah bisa mengungkap, dan menangkap pelakunya, ”ujar Billy.
Dia menambahkan, saat ini pencurian motor pelakunya bukan hanya seorang melainkan sudah merupakan sindikat yang terorganisir. ”Mungkin yang harus didukung masyarakat adalah, mendukung setiap pelaku kejahatan dilumpuhkan dengan tembak ditempat, ”tambahnya.(abm)
