Berita Utama

Reklamasi dan Drainase Buruk Memicu Luapan Air di Kota Manado

Reklamasi dan Drainase Buruk Memicu Luapan Air di Kota Manado
Meskipun berada di tepian pantai, jalan masuk ke boulevard tetap digenangi air (foto beritamanado, 27/12/2011)

MANADO -Reklamasi dianggap dapat memicu luapan air yang terjadi di kota Manado di samping faktor lain seperti kurang berfungsinya drainase yang ada.

“Kurangnya daerah resapan air, akibat terhalang oleh reklamasi pantai menyebabkan air dari daratan tidak mampu merembes melalui pori-pori tanah menuju ke laut,” ujar Steve Jansen, salah satu lulusan Geomorfologi dan Oseanografi Pantai Universitas Sam Ratulangi kepada beritamanado, Selasa (27/12) sore.

“Sehingga jalan satu-satunya untuk  air mengalir adalah melalui drainase dan aliran sungai.  Ketika sungai dan drainase tidak lagi mampu menampung volume air karena curah hujan yang tinggi, akan memicu terjadinya luapan air seperti sekarang ini,” tambah Jansen

Menurut Jansen, luapan air juga dapat terjadi karena tidak adanya atau tidak berfungsinya drainase, “di daerah perbatasan kota (tugu boboca) sudah dua hari ini banjir, di mana luapan tersebut, menurut pengamatan saya, karena tidak adanya saluran air menuju laut sehingga keadaan ini membuat macet hingga hari ini,” ujar Jansen yang juga bekerja di PNPM Sanitasi kota Manado ini.

Dari pantuan beritamanado diketahui bahwa sudah terjadi dua lokasi titik luapan air, yang pertama di sekitar Tugu Wolter Monginsidi dan Di Batas Kota Manado (Tugu Boboca). (cha)

 

3 tanggapan untuk “Reklamasi dan Drainase Buruk Memicu Luapan Air di Kota Manado”

  1. hendaknya mulai skrg dipikirkan kedepannya, sesuai dgn laju perkembangan pembangunan perkotaan/daerah, so pasti (sulit dihindari) akan berdampak pd lingkungan (spt resapan air, sampah, dll), hendaknya di perhatikan dampak dan penanggulangannya. Khusus drainase, diusulkan utk belajar dari DKI Jakarta (sistem kanal&waduk serta tanggul kuala). yg lbh menarik utk dipeljari adalah reklamasi TIJA ANCOL .awal Pebruari .thn 2007 sbgn besar Jakarta terendam banjir, tapi TIJA tdk ada banjir.Tks

  2. Betul bung frangkie, sebenarnya resapan air kolam di unsrat kalu tidak dijadikan rumah sakit, wlayah patung tendean tdk separah skrang

  3. Kl sdh tahu kurangnya daerah resapan air, sudah saatnya dipikirkan utk membuat waduk disertai pompa air, seperti di DKI pake 4 pompa air besar, begitu mulai hujan deras..start awal 2 pompa dijalankan, shg tdk terjadi genangan air. Kalau di Manado, krn letaknya relatif tinggi dari permukaan laut, tapi ada reklamasi, resapan air berkurang, disarankan pake sistem pompa (isap buang kelaut),- Terima kasih semoga pendapat ini bermanfaat for torang pe-tanah kelahiran.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara