Berita Utama

Komit Memakmurkan Masyarakat Pedesaan, JS-RK Menghentak di Belang

JS-RK Bersama Masyarakat Belang
JS-RK Bersama Masyarakat Belang

Ratahan – Antusias rakyat Minahasa Tenggara (Mitra) untuk memberikan dukungan bagi pasangan James Sumendap (JS) dan Ronald Kandoli (RK) sudah tidak diragukan lagi. Hal tersebut terlihat saat keduannya menyambangi masyarakat di Kecamatan Belang Rabu (1/5) malam.

Pasangan paling fenomenal di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Mitra ini, terus mensosialisasikan program andalan mereka yakni Rp 1 Miliar tiap desa/kelurahan. “Kunjungan saya bersama tim ini untuk mendengarkan apa yang menjadi keinginan dari masyarakat, karena kita punya program bagi seluruh rakyat Mitra yaitu satu miliar bagi satu desa,” ujar JS yang didampingi RK.

Lebih lanjut calon bupati (Cabup) dari PDI-P ini menuturkan, sudah saatnya rakyat Mitra mendapatkan kesejahtraan yang sebenarnya dan bukan hanya mimpi. JS pun mengungkapkan komitmennya untuk langsung melaksanakan berbagai program untuk percepatan peningkatan taraf hidup dari masyarakat di Mitra. “Dan ini adalah bentuk pertanggung jawaban saya dan wakil bupati saat terpilih nanti,” tuturnya.

Kiki salah satu warga Belang yang dimintai tanggapan terkait dengan program yang akan dilaksankan JS-RK, saat keduanya menjabat Bupati dan Wakil Bupati di Mitra, mengungkapkan keinginan besarnya agar Mitra dapat dipimpin pasangan ini. “Sudah sepantasnya seluruh warga Mitra member kesempatan pada pak James dan Ronald. Dari  program mereka saja sudah jelas ingin membangun rakyat kecil di Mitra. Dan ini bukan hanya sekedar mimpi untuk melihat keduanya memimpin di tanah Mitra,” ungkapnya.(dul)

12 tanggapan untuk “Komit Memakmurkan Masyarakat Pedesaan, JS-RK Menghentak di Belang”

  1. Masyarakat mitra nda bodoh jems enter jln provinsi nda mampu bangun kong bgm mo bangun itu mitra

  2. @ marhaen : bicara gampang, coba qt dengar bgmana ngoni p cara mo kse nae PAD, DAU, dgn DAK?? YANG REALISTIS JGN CUMA ASAL MALONTOK NE..

    Soal jalan, memang MITRA bkn bagian daerah SULUT kong mo dianaktirikan?
    Kalo soal pengelolaan keuangan, cuma Bitung, Minahasa dg Sitaro yg WTP/WDP, jadi bkn alasan utk dianaktirikan PEMPROV..
    Itu lebih karena anggota DPRD PROVINSI DAPIL MITRA MANDUL DALAM MEMBELA DAERAH PEMILIHANNYA, TERMASUK JAMES SUMENDAP YG ANDA BANGGAKAN..

  3. Hahaha
    So ngoni samua yang Abu2 deng Pragmatis Plus Apatis
    *So itu pake tu otak klu mo suka dpa 1 M satu desa Genjot nO tu dananya :1). PAD (Pendapatan Asli Daerah) / Dana bagi Hasil Daerah Lain.2). DAU (Dana Alokasi Umum) 3).DAK (Dana Alokasi Khusus) 4). Dana Infrastruktur Daerah.

    Soal masalah jalang, so perjuangkan cma dislaimer trus katu, jdi nda dpa alokasi dana dri propinsi,
    Salam Perubahan

  4. Betul itu, plus belanja gratis selama lima tahun utk warga mitra p onal kandoli p papa p toko..

  5. Mungkin lebih tepat program gratis bensin di SPBU ratahan bagi masy mitra selama lima tahun.

  6. Supaya ini program jalan :
    1. KASE BUBAR INI SKPD
    2. NDAK USAH BAYAR PNS PE GAJI DENGAN TKD..
    BAGAIMANA ?????
    MANTAP TO ?????
    HAHAHAHAHAHAAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAAHAHAHAHA…….

  7. So ini itu PROGRAM AMBU..
    Karena program ini bisa jalan hanya bisa dgn menggunakan dana DAU dan PAD yg tdk terikat juknis pusat..
    Dan otomatis akan mengorbankan pembangunan fisik yg dikelola SKPD (jalan, jembatan, gedung, irigasi, sarana pendidikan dan sarana kesehatan, dll), juga tdk adanya TKD, jamkesda, program pertanian, askes, beasiswa, hibah dan bansos, dana darurat penanggulangan bencana, dan kegiatan tupoksi SKPD.
    Yang otomatis 40an SKPD di Mitra tdk akan punya kegiatan krn tdk cukup anggaran. Jadi tolong kalo kase janji yg realistis kwa, jgn membodohi masyarakat dgn janji-janji manis karena menganggap rakyat mitra kwa bodoh, gampang ditipu krn tdk punya data dan tdk memahami aturan..
    Alangkah baiknya qt memberi pemahaman kpd rakyat, dan memberi janji yg realistis krn rakyat MITRA tdk sebodoh yg kalian bayangkan..

  8. Tolong di Telaah ini baik-baik. APBD artinya : Anggaran Pendapatan Belanja Daerah. sumber dananya :1). PAD (Pendapatan Asli Daerah) / Dana bagi Hasil Daerah Lain.2). DAU (Dana Alokasi Umum) 3).DAK (Dana Alokasi Khusus) 4). Dana Infrastruktur Daerah. Keterangan : Khusus dana DAK dan Dana Infrastruktur Daerah pada saat itu diturunkan sudah sesuai dengan program yg diperuntukan berdasarkan Juknis Pusat melalui Musrembang. atau pengusulan / Lobi masing-masing SKPD sesuai program yang mendasar. yang tidak bisa lagi diotak-atik ke Porsi yang lain. Khusus DAU lebih fokus pada Operasional Pemerintahan yg seperti beberapa komentar terdahulu untuk gaji Pegawai dan Operasional / Program penunjang pada setiap SKPD, ditambah lagi utk biaya pendamping pada pembangunan fisik melalui dana DAK/Infrastruktur. Melihat Kondidi keuangan yg ada di MITRA sekarang ini. akan sangat tidak mungkin apabila kandidat berkampanye dengan program 1 Miliar perkampung. yg tentunya memerlukan 144 Miliar Rupiah.sangat berbahaya karna akan menciptakan BOM Waktu. Bagaimana dengan PAD yaitu pendapatan asli DAERAH. sekarang coba tengok hasil Pendapatan Asli Daerah MITRA Paling Syukur kalau bisa Capai 15 Miliar Pertahun. Kalau program 1 Miliar akan dijalankan berarti harus menambah pendapatan. darimana itu pendapatan 144 Miliar pasti hanya bersumber dari DAU. Bagaimana cara menaikan sumber dana DAU yaitu dari perhitungan data FISKAL DAN KAPASITAS FISKAL KABUPATEN MINAHASA TENGGARA.namun sangat disayangkan setelah saya hitung data FISKAL/KAPASITAS FISKAL MITRA belum mampu utk menaikan dana sebesar 144 Miliar tersebut. Apalagi tingkat Kepercayaan Kabupaten MITRA dalam hasil Audit Keuangan Seperti Yang sudah kita ketahui bersama.Selamat Berpilkada Doa kami Menyertai untuk semua kandidat Siapa yang menang kita semua harus terima dengan lapang Dada supaya tidak sampai ke MK. jadikan MITRA sebagai contoh di Repoblik ini. Tks

  9. 460 miliar so termasuk DAK dan Tunjangan sertifikasi guru.. Bole no ngoni kase berbage di desa kelurahan itu doi DAK dgn sertifikasi, paling kwa cuma polisi dgn jaksa mo loku.. Mau?? :-D

  10. “Kan uang APBD kita ada 460 miliar, sementara 160 miliar adalah belanja pegawai ditambah 144 miliar untuk seluruh desa. Berarti sisanya masih banyak, sisanya kita kemas untuk peningkatan pendidikan di daerah ini,”

  11. Sedangkan jalan provinsi di dalam kota Ratahan dengan Jalan Tombatu-Amurang yang dia lewat2 akang, dia ndak dapa perjuangkan sebagai anggota DPRD PROVINSI..
    Yang maso2 akal jo kwa, jangan maso2 nakal…

  12. Program 1 milyar tiap desa memang sangat baik, tapi jika diterapkan di mitra menurut saya itu cuma LAMU.. Karena utk membiayai 144 desa butuh 144 milyar, ditambah belanja gaji pegawai 180 milyar sudah 324 milyar.. Sedangkan DAU MITRA baru 350 milyar.. Jadi hanya tersisa 25 milyar untuk pembangunan jalan/gedung/pendidikan/ kesehatan? Kong ini SKPD-SKPD bubar jo dank dari ndak cukup anggaran? Sedangkan ketentuan pusat harus 20 persen APBD untuk pendidikan dan 10 persen untuk kesehatan dan belanja modal harus 29 persen? Jadi nilai sandiri jo kalo maso di akal ini program.. Belum jadi te so putar bale.. CAPE DEH!

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara