MANADO – Menyusul adanya demo besar-besaran menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), yang rencananya mulai hari ini, Selasa (27/3). Ramai juga beredar melalui short message service (sms), dan blackbarry massanger (bbm), propaganda mendukung kebijakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Menaikkan harga BBM.
Isi bbm yang beredar antara lain, memuat harga BBM di berbagai negara yang menuliskan semua lebih mahal dari Indonesia. Di antaranya, Malaysia Rp 7.000, Vietnam Rp 10 ribu, Thailand dan India Rp 12 ribu, Singapura Rp 15 ribu, dan Korea Rp 16 ribu.
Ini lebih mahal dibandingkan dengan Premium (bensin) di Indonesia yang harganya hanya Rp 4.500, dan rencananya akan dinaikkan menjadi Rp 6 ribu. Dalam bbm tersebut tertulis, bahwa kenaikan ini sangat wajar jika dibandingkan dengan harga di beberapa negara.(jor)
