
Manado – Kepengurusan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dibawa kepemimpinan Jackson Kumaat, selaku Ketua Umum Asprov PSSI Sulut akan terus mengalami kemajuan. Kumaat saat diwawancarai sejumlah wartawan mengatakan program prioritas Asprov untuk tahun 2015 adalah soal persiapan Tim Pra-PON prestasi.
Kumaat mengatakan persiapan tim Pra-PON mendesak dilaksanakan guna mendapatkan hasil baik pasca kegagalan tim sepak bola Sulut di pentas PON Remaja 2014 yang diselenggarakan di Surabaya, Jawa Timur belum lama ini. Dimana, Sulut menelan dua kekalahan telak 0-7 dari Jatim dan 2-10 dari Maluku Utara pada pertandingan penyisihan Grup D yang berlangsung di Lapangan ITS Surabaya.
“Asprov akan melaksanakan program kerja di tahun 2015. Dan untuk program prioritas asprov adalah soal pembentukan tim Pra-PON prestasi pasca menelan hasil buruk di PON Remaja,” tutur Kumaat.
Di sisi lain, pada sela-sela berakhirnya kongres, Kumaat menyatakan sikap soal pembentukan Tim Sembilan bentukan Kemenpora terkait adanya persoalan dalam PSSI. Ia menegaskan bahwa Asprov PSSI Sulut menyatakan sikap menolak soal adanya upaya penyelesaian kasus PSSI oleh Kemenpora. Kendati Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menegaskan bahwa pembentukan Tim Sembilan oleh pemerintah bukan untuk membekukan PSSI, namun semata-mata hanya untuk menaikkan prestasi atlet. (*/risat)
