Berita Utama

Asa Baru Sulut 2025–2029: Optimisme yang Dikawal Langkah Konkret

Mengatasi Kemiskinan dan Ketimpangan

Meski angka kemiskinan 6,71% relatif rendah, ketimpangan spasial tetap nyata, khususnya antara Manado dan kabupaten kepulauan.

Inilah bentuk kemiskinan struktural yang tak bisa diatasi sekadar dengan bansos (Ravallion, 2016).

Strategi pemerintahan Gubernur Yulius Selvanus, menekankan pertumbuhan inklusif melalui revitalisasi pertanian, perikanan, dan penguatan UMKM.

Peningkatan PAD Rp1,52 triliun (2024) membuka ruang fiskal tambahan bagi program penanggulangan kemiskinan berbasis keluarga.

Penurunan kemiskinan ekstrem ke 0,56% sudah menempatkan Sulut di jalur menuju target nasional nol persen.

Kuncinya terletak pada integrasi data penerima berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta case management lintas dinas agar kebijakan semakin presisi.

Perang Melawan Stunting dan Peningkatan SDM

Pembangunan SDM adalah misi vital. Stunting turun dari 25,46% (2018) ke 20,8% (2024), namun masih di atas target nasional 14%.

Program wajib belajar 13 tahun, beasiswa, hingga makan siang bergizi gratis dirancang sebagai investasi jangka panjang.

Bank Dunia (2020) mencatat, setiap satu dolar investasi gizi dan pendidikan memberi pengembalian jauh lebih besar bagi produktivitas ekonomi.

Indeks Pembangunan Manusia Sulut telah mencapai 74,5 (2024), sementara Human Capital Index naik ke 0,53 (2023).

Ini menandakan strategi peningkatan kualitas SDM berada di jalur yang benar.

Ekonomi Daerah: Dari Agro-Maritim ke Green-Blue Economy

Sulut tak bisa hanya bertumpu pada konsumsi.

Transformasi ekonomi diarahkan ke sektor agro-maritim, pariwisata berkelanjutan, serta ekonomi hijau-biru.

Program food estate, pengembangan KEK Bitung-Manado, hingga penguatan industri perikanan menjadi motor utama.

Sejalan dengan teori Porter (2003), daya saing daerah ditentukan oleh cluster ekonomi yang saling terhubung.

Karena itu, logistic hub Bitung, ART Malalayang–Bandara, serta jembatan Bitung–Lembeh didorong sebagai game changer yang memperpendek rantai distribusi dan menurunkan biaya logistik, menjadikan Sulut kompetitif sebagai hub Pasifik.

Kemandirian Fiskal

Meski PAD meningkat, ketergantungan pada transfer pusat masih tinggi.

Sulut mendorong digitalisasi pajak, optimalisasi BUMD, serta investasi hijau.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara