Minahasa

Arnold: Kami Akan Pantau Terus Perkembangan Gunung Lokon

TOMOHON – Sekretaris Kota Tomohon, Arnold Poli mengatakan, rencana transmigrasi warga korban bencana Gunung Lokon yang tinggal di radius tiga kilometer, memang menjadi rencana awal.

Rencana ini akan diambil apabila status gunung masih tetap siaga dan mengancam keselamatan warga. “Itu pra rencana kami Pemerintah Kota Tomohon. Karena itu kami akan memantau perkembangan gunung berapi ini untuk memastikan bila warga benar-benar aman ketika kembali ke rumah. Apalagi hingga sekarang ini statusnya siaga level III dan belum diturunkan ke waspada level II,” katanya, Rabu (10/8) tadi.

Dia mengatakan pihaknya akan melihat perkembangannya nanti sehingga tidak terburu-buru.

Sementara itu, data BPBD Sulawesi Utara masih 273 pengungsi Gunung Lokon yang ditampung di lokasi pengungsian Taman Kota.

Mereka yang masih mengungsi rata-rata memiliki rumah tinggal di radius tiga kilometer yang memang dibatasi pemerintah untuk jangan ada aktivitas apa-apa.

Tahun 1991 paska erupsi Gunung Lokon, beberapa kepala keluarga yang berasal dari Kelurahan Kinilow dan Kinilow I Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon pernah diungsikan ke Desa Pusian, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow.(bom)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara