Kota Bitung

Armada Alami Kerusakan, Koordinator Pengangkut Sampah di Bitung Minta Maaf

Armada Alami Kerusakan, Koordinator Pengangkut Sampah di Bitung Minta Maaf
Armada sampah Kota Bitung

Bitung, BeritaManado.com – Koordinator armada sampah Kota Bitung kembali menyampaikan permohonan maaf ke publik, Selasa (01/03/2022).

Permohonan maaf itu disampaikan di salah satu koordinator armada sampah Kota Bitung, Welmi Lahinda Patuwoh di grup Facebook.

“Standar pelayanan publik harus seperti ini, jika ada kendala atau kekurangan, harus berani minta maaf. Dan harus berikan kepastian kapan akan diselesaikan”

Michael Jacobus, Koordinator TP3 Sepakat

Selamat pagi
Info, untuk armada pengangkut sampah area jln protokol mulai dari jembatan timbang Wangurer barat sampai jembatan Girian, lorong Leoni sampai jembatan Girian bawah dan dari tugu Girian bawah sampai perempatan pasar girian, agak telat pengangkutan sampah karena armada truk mengalami kerusakan tadi pagi. Untuk mengantisipasi penumpukan sampah dipinggir jalan, kami sudah mengarahkan armada penyisiran untuk mengangkut sampah di area ini.
Mohon maaf atas ketidaknyamanan,
” tulis Welmi Lahinda Patuwoh.

Terkait postingan itu, Welmi menyatakan, kendati armada yang sehari-hari bertugas di jalur yang diposting di media sosial, namun proses pengangkutan sampah tetap dilakukan hari itu juga tanpa ada penundaan.

“Kami sudah siapkan armada pengganti, cuma jam pengangkutan yang mengalami keterlambatan. Tapi tetap semua TPS di jalur itu tercover hari ini sambil menunggu perbaikan armada,” kata Welmi.

Penyampaian permohonan maaf dari koordinator armada sampah itu diapresiasi Koordinator Tim Percepatan Pencapaian Program Selesaikan Permasalahan Rakyat (TP3 Sepakat), Michael Jacobus.

Menurutnya, sikap yang ditunjukkan Welmi adalah bukti pola pelayanan mulai dibudayakan oleh pemerintahan Maurits Mantiri-Hengky Honandar.

“Standar pelayanan publik harus seperti ini, jika ada kendala atau kekurangan, harus berani minta maaf. Dan harus berikan kepastian kapan akan diselesaikan,” kata Michael.

Publik kata dia, harus mendapat informasi jelas dan pasti di setiap proses pelayanan agar tidak dibuat bertanya-tanya dengan situasi ketidakpastian.

“Kami harap, semua Perangkat Daerah berani menyampaikan ke publik setiap terjadi kendala. Jika ada kendala langsung umumlan dan sampaikan solusinya, bukan hanya didiamkan serta terkesan tidak ada upaya melakukan perbaikan,” katanya.

(abinenobm)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara