Kota Bitung

Arahan Brigjen TNI Wakhyono untuk Kodim 1310/Bitung, dari Sumpah Prajurit Hingga Teknologi

Jenderal kelahiran Kabupaten Pemalang itu juga menyampaikan, sebagai aparat teritorial Babinsa harus mampu memberikan solusi kepada seluruh lapisan masyarakat sehingga apa yang menjadi kesulitan masyarakat dapat diketahui.

Dalam membantu masyarakat, Babinsa juga harus mampu bersinergi dengan unsur tiga pilar yang ada.

Selain itu mantan Aster Kasdam V/Brawijaya tersebut juga mengingatkan kembali tentang profesionalisme sebagai aparat teritorial, apalagi sudah mendekati pemilu secara serentak.

“Saya berharap tugas pokok satuan teritorial bisa dilaksanakan dengan sebaik baiknya dan dalam pelaksanaannya wajib mengayomi masyarakat,” ujarnya.

Mantan Dirum Pusziad itu juga berpesan kepada para anggota Persit agar memperhatikan pentingnya peran istri sebagai Ibu Rumah Tangga dan sebagai anggota Persit Kartika Chandra Kirana.

Sebab peran tersebut merupakan pengabdian, baik bagi kepentingan diri sendiri, masa depan anak anak serta dalam mendukung keberhasilan karir suami.

“Ketulusan, kesabaran dan kasih sayang ibu ibu dalam membimbing anak anak serta ketegaran, akan mampu memposisikan diri sebagai pendamping suami dalam bertugas sehingga akan mencapai sukses dalam karir maupun rumah tangga,” ungkap Pembina Persit KCK Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka tersebut.

Diakhir arahannya, Jenderal bintang satu Angkatan Darat kelahiran Pemalang, Jawa Tengah pada 27 November 1967, menyampaikan beberapa penekanan kepada prajurit dan Persit Cabang Kodim 1310/Bitung untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas ke depan.

“Tingkatkan iman, kapabilitas dan karakter, tumbuhkan kecintaan rakyat pada TNI Angkatan Darat, bijak dalam menggunakan teknologi, Persit harus mendukung tugas suami serta jadilah pribadi yang ikhlas dan murah hati. Serta untuk prajurit implementasikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI di mana pun bertugas dan berada, bantulah kesulitan rakyat di wilayah kalian dengan tulus dan ikhlas, peliharalah kesiapsiagaan personel guna mendukung pelaksanaan tugas ke depan baik dalam tugas pengamanan wilayah,” pungkas Danrem 131/Santiago.

Sementara itu Ketua Persit KCK Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka Ning Untari Wakhyono mengatakan, setiap Persit harus dapat mengembangkan potensi pribadinya masing-masing agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang ada, namun harus tetap hati hati dan bijaklah dalam menggunakan media sosial (medsos).

Ning juga mengingatkan agar Persit wajib mendampingi suami dimanapun tempat berdinas dan melaksanakan peran gandanya serta profesional dalam berorganisasi (Persit) sehingga tidak ada yang terbengkalai dalam keluarga dan selalu bersyukur dengan apa yang ada serta dapat memanajemen keuangan dengan baik.

“Anggota Persit diizinkan untuk berpolitik namun tidak boleh menggunakan fasilitas kantor yakni TNI AD,” tandas Ketua Persit KCK Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka.

(***/srisurya)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara