Minsel

Angkot Bising Resahkan Warga

Amurang – Taksi atau Angkutan Kota (Angkot) yang memasang pengeras suara (TOA) ternyata masih marak. Meskipun dilarang oleh Satlantas Polres Minsel, karena mengganggu kenyamanan warga, nyatanya masih banyak oknum-oknum sopir angkot yang memasang pengeras suara dan membunyikan lagu di jalanan.

Suara bising dari angkot kerap kali mengejutkan kendaraan yang berada di sampingnya saat melaju di jalanan. Bahkan tak sedikit pengendara yang mengumpat kesal akibat oknum sopir angkot yang tiba-tiba membunyikan lagu keras-keras.

Pantauan media ini, beberapa oknum sopir angkot seperti menjajakan kaset lagu di jalanan tersebut, mengangkut penumpang yang berseragam sekolah.

Bunyi musik keras dibunyikan terutama di tengah tempat-tempat warga menunggu angkot dan di jalanan saat sedang padat merayap. Hal itu menjadi pusat perhatian warga yang justru kesal dengan bunyi bising itu.

Misalnya, saat pembukaan kegiatan Jambore PNPM oleh bupati Minsel Tetty Paruntu di aula Teguh Bersinar pusat kota Amurang Rabu, (4/9), terlihat dua angkot di parkir dan saling bersaing keras-kerasan suara lagu.

“Toa yang di pasang di Angkot-angkot ini (Mikro) sangat mersahkan dan mengganggu kenyamanan warga, karena sangat bising,” Keluh Martha warga Amurang, sembari berharap agar ulah oknum sopir angkot nakal ini dilakukan sweeping dan ditilang oleh Polisi. (vanly solang).

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara