Tomohon – Meski memiliki anggaran yang dapat dikatakan melimpah, Badan Narkotik (BNK) Kota Tomohon ternyata sampai dengan saat ini belum memiliki alat uji urine untuk mengetahui kandungan narkoba dalam tubuh seseorang.
Hal tersebut diakui sekretaris BNK dr John Lumopa kepada sejumlah wartawan dalam diskusi terbatas di media center di Taman Kota belum lama ini. “Ya. Kami memang belum memiliki alat uji urinetersebut. Dan untuk APBD Tahun 2012 ini, alat ini tidak dianggarkan,” ungkapnya.
Disentil soal anggaran APBD tahun 2012, peraih dokter teladan ini mengatakan bahwa berdasarkan RKA tahun 2012, untuk Belanja langsung berjumlah Rp 668.903.506 di mana di dalamnya untuk pembiayaan gaji pegawai, pengadaan barang dan belanja modal sementara untuk belanja tak langsung sebesar Rp 861.101.051.
“Pegawai di BNK berjumlah 15 orang yang terdiri dari seorang polisi, 13 PNS dan 1 tenaga honorer. Dan untuk melakukan pemeriksaan terhadap para pejabat, kami terkendala regulasi. Tupoksi kami lebih pada pencegahan, bukan penindakan,” pungkasnya. (iker)
