Kawangkoan – Memiriskan, anggaran Program Gerakan Pengembangan Kawasan Kedelai (GPKK), yang digaungkan oleh Dinas Pertanian dan peteranakan Kabupaten Minahasa Utara(Minut) yang bersumber dari APBN maupun APBD, seakan di tutupi.
Padahal, Kadis Pertanak Minut, Wangke Karundeng kepada waratawan disela-sela pelaksanaan GPKK, yang berlokasi di Desa Kawangkoan Kecamatam Kalawat, menjelaskan kegiatan ini sendiri merupakan kegiatan besar-besaran karena sebelumnya sudah diberikan kepada para petani.
“Yang pasti ini bersumber dari APBN dan APBD. Baiknya anggarannya tak perlu di tulis,” kata Wangke pada sejumlah media, Kamis (19/9)
Diterangkannya, GPKK termasuk lobi-lobi ke pemerintah pusat, termasuk juga sebagai pendukung program pemerintah kabupaten Minut dalam gerakan sentuh tanah. (robin tanauma)
