
Airmadidi-Untuk memudahkan petani dalam masa panen padi, Pemkab Minahasa Utara (Minut) membantu para petani dengan 14 mesin bantu panen padi.
Alat tersebut diserahkan langsung Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan, dalam kunjungannya ke lahan sawah berlokasi di Sarongsong II, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minut, Jumat (3/6/2016).
“Dengan bantuan alat ini, saya harap petani semakin cepat memanen padi. Kedepan saya akan lobi bantuan mesin pertanian yang lebih canggih, sehingga padi tidak perlu dijemur-jemur lagi. Sudah ada alat khusus,” ujar Panambunan yang kemudian turun langsung ke sawah dan mengendarai alat panen padi.
Areal sawah tersebut dikelolah kelompok tani Mariwu, kelompok tani yang terbentuk tahun 2005 dengan jumlah anggota 20 orang, terdiri dari 18 laki-laki dan dua perempuan.
Ketua kelompok tani Mariwu, Hendrik Mokodongan berterima kasih atas bantuan alat panen padi yang diberikan pemerintah.
“Sawah yang dipanen seluas 22 dari 201 hektar. Saat ini ada kenaikan hasil panen dari 5,5 ton menjadi 10 ton gabah kering panen. Tetapi tahun lalu ada turun 0,8 ton karena musim kemarau panjang,” paparnya.
Dalam masa penggarapan, para petani juga dibantu personel TNI AD, dari Koramil Airmadidi di bawah pimpinan Danramil Airmadidi, Mayor Achmad Djanis.
Kepala Dinas Pertanian Ir Wangke Karundeng, saat ditemui di lokasi mengatakan, bantuan diberikan 14 unit mesin panen, bibit padi dan benih jagung hibrida.
“Jadi setiap kelompok tani yang berada di Minut akan diberikan bantuan, bantuan diberikan secara bertahap,” ujar Wangke.
Wangke menjelaskan, setiap kelompok tani yang mendapat bantuan wajib memasukan proposal, kemudian tim dari dinas bakal akan memverifikasi di lapangan.
“Saya harap petani bisa menjaga alat bantuan yang diberikan. Jangan disalahgunakan. Gunakan dan rawatlah dengan baik,” pesan Wangke.(findamuhtar)

