Berita Utama

Andrei Angouw, Wali Kota Manado yang “Nuli Gongzuo”

Langkah Andrei menjadikan Manado sebagai kota yang bersih, rapih, dan menarik dengan mengelola sampahnya sudah benar adanya.

Tetapi, dia juga tidak lupa bahwa sampah sebagai simbol keterpinggiran hidup tetap menjadi perhatiannya yang amat serius. Dia berhasrat besar untuk menghapus “sampah” dari kehidupan warga kota.

Namun, di tengah pandemi ini, dia masih fokus menyelamatkan waganya agar tidak terserang Covid 19.

Caranya adalah dengan menggenjot vaksinasi di segala lapisan dengan mengajak pemuka agama sebagai motivatornya.

Wali Kota terlihat berbaur dengan peserta vaksin Covid-19 di GMIM Anugerah Tingkulu, Gereja Katolik Paroki Raja Damai dan di Tikala Baru, Sabtu (26/6/2021). Foto ist.
Wali Kota terlihat berbaur dengan peserta vaksin Covid-19 di GMIM Anugerah Tingkulu, Gereja Katolik Paroki Raja Damai dan di Tikala Baru, Sabtu (26/6/2021). Foto ist.

“Ajakan pemuka agama untuk ikut vaksin sangat ditaati oleh masyarakat,” ujar Andrei.

Bila vaksinasi untuk warga Manado selesai sesuai targetnya bulan Oktober nanti, Andrei bisa makin memfokuskan pengelolaan keuangan daerah untuk membangun harkat masyarakat yang selama ini terpinggirkan.

Dia mesti segera mengurusi papannya dan sumber hidup warganya, agar mereka naik derajadnya.

Dengan menjunjung filosofi hidup Tionghoa nuli gongzuo (mandarin – giat bekerja) sepanjang hayat, Andrei kiranya tidak terlalu sulit untuk menjadikan Manado sebagai kota pantai yang rapih, bersih, dan menarik, untuk dinikmati torang samua.

(rds)

Baca juga:

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara