Minsel

AMTI : Kinerja Banwas PDAM Minsel Perlu Dievaluasi

Amurang – Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terus menuai sorotan, sehubungan buruknya pelayanan air bersih terhadap sebagian konsumen di Minahasa Selatan (Minsel) dinilai tidak jalan. Karena Badan Pengawas (Banwas) sebagai wadah yang dibentuk untuk mengawasi kinerja perusahaan daerah yang menyediakan air bersih tidak berjalan sesuai harapan masyarakat sebagai konsumen. Hal ini menuai reaksi keras ketua Aliansi Masyarakat Transparan Indonesia (AMTI) Tommy Turangan, SH.

Menurut Turangan, pelayanan air bersih guna memenuhi kebutuhan masyarakat sangat penting, sebab air bersih merupakan salah satu kebutuhan mendasar yang sangat penting di masyarakat. “Nah, sering mandeknya pelayanan air bersih ini disinyalir Banwas PDAM tak melaksanakan tugas. Bahkan berhembus kabar pesonil banwas jarang masuk kantor,” tandas Turangan geram, saat dihubungi beritamanado.com

Lanjut dia, bahkan dikabarkan, personil banwas jarang masuk kantor, sebagaimana disampaikan salah satu pegawai PDAM bahwa dalam satu perbulan, terkadang personil banwas hanya 4 kali ngantor. Untuk itu hal ini perlu dievaluasi, bahkan kalau perlu diberikan Tuntutan Ganti Rugi (TGR) karena hanya memakan ‘gaji buta’. Karena jelas-jelas apa yang mereka terima tak sebanding dengan tugas mereka yang lalai, terang Turangan.

“Nah kinerja banwas tak sesuai dengan harapan, berarti pengawasan pemerintah di PDAM tidak akan maksimal, bahkan terkesan buruk jadi sikap tegas bupati sangat diharapkan, karena jika tidak disikapi maka akan berdampak kurang baik terhadap pelayanan Pemkab Minsel secara umum,” ketus Turangan, sabtu (10/5/2014) kemarin. (sanlylendongan)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara