Ratahan – Aksi pemukulan wartawan harian Tribun Manado, Susanto Amisan oleh oknum pejabat SKPD dijajaran pemerintah kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) terus menuai kecamanan dari sejumlah elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Aliansi Transparansi Masyarakat Indonesia (AMTI) pusat.
Kepada sejumlah wartawan pos liputan Minahasa Tenggara, ketua AMTI pusat Tommy Turangan SH, menyangkan aski oknum pejabat yang dikatehui sebagai kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) di daerah kepemimpinan bupati Mitra James Sumendap SH dan wakil bupati Ronald Kandoli.
Menurut Turangan, aksi tidak terpuji yang dilakukan oknum pejabat itu jelas-jelas melecehkan tugas wartawan. Karena sangat jelas, tugas pers sebagai kontrol sosial masyarakat dilindungi dan diawasi oleh undang-undang.
“Saya minta agar bupati memecat oknum pejabat yang bergaya preman, sebab apa yang dilakukan pejabat itu sudah diluar batas sekaligus mencoreng nama baik Pemkab Mitra,” tegas Turangan, Jumat (14/2/2014).
Ia pun menyerukan agar kasus ini ditindak lanjuti ke ranah hukum. Lantaran tindakan dari oknum pejabat itu, terlalu berlebihan dengan menggunakan kekerasan.
“Kalo hanya dibiarkan dan tidak ditindak tegas ditakutkan kejadian yang sama akan terjadi berulang-ulang. Karena itu saran saya ke bupati, jangan berikan kempatan lagi bagi oknum tersebut untuk memegang jabatan tersebut. *
Baca juga:
- Sadis, Oknum Pejabat Pemkab Mitra ‘Pukul’ Wartawan
- AJI dan JIM Kecam Tindakan Oknum Pejabat Pemkab Mitra
- “Perlakuannya Bisa Merusak Citra Pemerintahan”
- Terkait Pemukulan Wartawan, PAMI Desak Polisi Usut Tuntas
