Kota Bitung

Aksi Penganiayaan Pus Jangan Ditiru

Aksi Penganiayaan Pus Jangan Ditiru
Hanny Sondakh (foto ist)

Bitung—Kasus penganiayaan PTK alias Pus (14) warga kompleks Kusu-kusu Kelurahan Bitung Barat 1 Kecamatan Maesa rupanya ikut menjadi perhatian Walikota Bitung, Hanny Sondakh. Buktinya, Kamis (26/7) didepan 207 orang kepala sekolah se-Kota Bitung, ia meminta agar tindakan penganiayaan tersebut jangan ditiru oleh para siswa karena sangat tidak manusiawi.

“Saya minta agar ini diteruskan ke tiap siswa, jangan sampai kasus ini kembali terulang karena ada yang meniru adegan penganiayaan tersebut,” kata Sondakh.

Ia meminta agar Dikpora terus berkoordinasi dengan tiap kepala sekolah agar terus mengulang penyampaian tersebut untuk mencegah aksi itu terulang. “Adengan tersebut sagat tidak baik untuk ditonton apalagi ditiru para siswa sekolah. Makanya saya minta agar para kepala sekolah dan guru tidak henti-hentinya menasehati siswanya,” katanya.

Lebih lanjut Sondakh mengatakan, pihak sekolah harus segera melakukan rasia hand phone milik para siswa untuk mencegah jangan sampai ada yang masih menyimpan adegan penganiayaan tersebut. Termasuk juga para orang tua agar ikut membantu dalam melakukan rasia dan tetap mengawasi prilaku anak dalam bergaul untuk menghindari aksi tersebut terulang.(enk)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara