
Diketahui, kerusakan pada ruas jalan tersebut bukan kali pertama terjadi. Sejak tahun 2025 lalu, badan jalan beberapa kali mengalami retakan akibat kondisi tanah yang labil dan intensitas curah hujan tinggi.
Peliput: Syarif Umar l Bitung
Kondisi jalan penghubung Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung di Kelurahan Pinasungkulan, Kecamatan Ranowulu, kembali mengalami retakan berat dan kini terancam putus. Kerusakan yang semakin parah membuat masyarakat dilanda kecemasan karena ruas jalan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari digunakan warga untuk beraktivitas.
Retakan besar yang membelah badan jalan terlihat terus melebar, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Warga khawatir kondisi tanah yang labil dapat memicu amblas total sewaktu-waktu dan memutus akses utama penghubung Minahasa Utara dan Kota Bitung.
Kerusakan jalan yang terus terjadi dinilai dapat mengganggu mobilitas masyarakat apabila tidak segera ditangani. Selain membahayakan pengendara, retakan yang semakin melebar juga berpotensi memutus akses utama penghubung antara Minahasa Utara dan Kota Bitung.
Camat Ranowulu, Fransisca Cornelia Joice Komalig, membenarkan kondisi kerusakan jalan tersebut.
Menurutnya, pemerintah terus berupaya mencari solusi agar akses penghubung masyarakat tidak mengalami kerusakan lebih parah.“Retakan ini sudah lama terjadi dan pemerintah akan terus berupaya mencari solusi agar tidak terjadi hal-hal yang lebih serius,” ujar Fransisca Cornelia Joice Komalig.
Ia menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Karena itu, warga dan pengguna kendaraan diminta lebih berhati-hati saat melintas di lokasi retakan.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk sementara menggunakan jalur alternatif guna menghindari risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang rawan amblas.
“Kami menghimbau pengguna jalan agar mencari jalur alternatif dan tetap memperhatikan faktor keselamatan, karena kondisi jalan saat ini sangat berisiko untuk dilalui,” tambahnya.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah penanganan cepat, mengingat jalan tersebut menjadi jalur penting yang menghubungkan aktivitas masyarakat antara Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung.
