
Cikarang, BeritaManado.com — Program Astra Honda Racing School (AHRS) 2026 menghadirkan pembaruan signifikan dalam pola pelatihan dengan memberikan pengalaman latihan langsung di sirkuit permanen, termasuk Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.
Langkah ini dilakukan untuk menghadirkan atmosfer balap yang lebih nyata sekaligus mengasah kemampuan high speed dan cornering para siswa sejak usia dini, sebagai bekal menghadapi persaingan di ajang nasional hingga internasional.
Para siswa AHRS akan menjalani latihan menggunakan NSF100 yang dipadukan dengan CBR150R dan CRF150R guna melatih kontrol kecepatan serta penguasaan motor.
Program pelatihan juga didampingi instruktur dan pelatih balap nasional berpengalaman.
Selain latihan teknis di lintasan, para siswa dibekali pengetahuan manajemen balap, komunikasi tim, serta pembentukan karakter atlet profesional.
AHRS juga menggelar program camp untuk memperkuat fisik dan mental melalui latihan fisik terstruktur, flat track, hingga simulasi kompetisi.
Sejak digelar pada 2010, AHRS telah melahirkan banyak pebalap yang berkiprah di kejuaraan nasional hingga dunia, seperti Mario Suryo Aji, Veda Ega Pratama, Fadillah Arbi Aditama, Andi Farid Izdihar, dan Gerry Salim yang terus mengharumkan nama Indonesia di arena balap internasional.
Melalui penguatan kurikulum dan pengalaman lintasan kelas dunia, AHM berharap AHRS menjadi jalur strategis untuk melahirkan generasi pebalap Indonesia yang mampu bersaing di pentas global.
(***/srisurya)
