
Pontoh: P2PL Langsung Lakukan Pemutusan Mata Rantai
AMURANG—Lagi, 4 warga Desa Pondos Kecamatan Amurang Barat dinyatakan positif Demam Berdara Denque (DBD). Akibatnya, korban langsung dilarikan ke RS Prof Kandou Manado.
Kepala Dinas Kesehatan Minsel dr Jefry Rogi melalui Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Martje M Pontoh membenarkan hal diatas. ‘’Ya benar, ada 4 warga Desa Pondos Kecamatan Amurang Barat yang kini dirujuk ke RS Prof Kandow Manado. Ke-4 warga masing-masing Timothy Kandow (16), Michiko Somba (11), Michika Somba (4) dan Cindika Keintjem (6),’’ ujar Pontoh.
Ditambahkan Pontoh, khusus korban Timothy Kandow sudah kembali ke rumah di Pondos setelah dilakukan pengobatan ketat. Sementara korban Michiko Somba (11) langsung dimasukan ke ruang penamatan intensif. Sebab, korban ini paling lemah diantara korban lainnya.
‘’Sama halnya dengan korban Michika Somba dan Cindika Keintjem (6) tetap berada dalam pengawasan kami. Dengan demikian, kami langsung melakukan berbagai terapan seperti penyuluhan dalam bentuk Pemutusan Mata Rantai Penularan. Penyuluhan dilakukan di tiga titik fokus. 4 kasus di tiga titik berbeda langsung mendapat perhatian masyarakat,’’ ucap Pontoh.
Pontoh juga menyebut, bahwa kasus DBD di Minsel belum KLB (Kasus Luar Biasa). Hanya saja, pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Minsel dr Jefry Rogi.
‘’Jadi, kami akan selalu melakukan koordinasi bila mendapat informasi ada kasus DBD di semua desa. Olehnya musim penghujan ini rentan sekali terjangkit DBD. Khusus di desa Kilometer Tiga dan Ranoketang Tua juga sangat rentan dengan DBD. Dengan demikian, kita orang tua harus waspada terhadap anak-anak yang suka bermain air kotor dan lainnya. Kita diminta selalu mewaspadai,’’ pintahnya. (ape)
