Berita Utama

4 Mahasiswa Teknik Arsitektur Unsrat Ini Raup Omzet Jutaan Rupiah Lewat Usaha Lezato 78

4 Mahasiswa Teknik Arsitektur Unsrat Ini Raup Omzet Jutaan Rupiah Lewat Usaha Lezato 78
Defray, Cezia, Joshua

Manado, BeritaManado.com – Menjadi pengusaha muda sambil menjalankan tugas sebagai mahasiswa tentu tidak mudah.

Untuk bisa menjadi pengusaha yang sukses, dibutuhkan komitmen, konsistensi dan keteguhan hati.

Begitu juga dengan menjadi mahasiswa yang benar benar fokus pada mata kuliah.

ADVERTISEMENT

Menjalankan keduanya secara bersamaan sama saja menghadapi tantangan yang tentu tak mudah.

Namun, pilihan inilah yang diambil oleh 4 mahasiswa Fakultas Teknik, jurusan Teknik Arsitektur semester Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Mereka adalah Defray Tompunu, Joshua Gampu, Gabrielly Massie dan Cezia Muaja.

Empat mahasiswa ini bersama merintis usaha dengan nama Lezato 78 yang menyajikan berbagai menu, seperti burger, kentang goreng, hotdog dan tornado potato.

Usaha 4 mahasiswa ini pun mendapat kesempatan untuk makin berkembang saat mereka lulus seleksi untuk menjadi salah satu tenant di Innovation and Entrepreneurship Center (IEC) Business Incubator Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

Awal tahun 2023, keempatnya mulai kerja lebih keras untuk mengembangkan usaha sambil tetap mendapat nilai terbaik di kuliah.

Sebagai Ketua Tim, Defray Tompunu mengatakan, tantangan yang dihadapi memang besar, tapi jauh lebih besar semangat mereka untuk sukses berusaha dan kuliah.

“Kami jadi belajar banyak hal, terutama manajemen waktu agar 2 hal ini dapat berjalan bersama dengan baik. Syukur meski kami berjualan dari Senin-Jumat tapi kami tetap dapat menjalankan kuliah dengan baik, IP saya di semester ini masih 3,86 dan harus ditingkatkan,” ujar Defray kepada BeritaManado.com.

Jerih lelah mereka lewat Lezato 78 pun ternyata membuahkan hasil yang membanggakan.

Setiap harinya, Lezato 78 dapat meraup omzet rata-rata Rp1 juta, tanpa pengeluaran sewa tempat atau pungutan-pungutan yang membebankan.

Di lokasi berjualan, karena tempat itu adalah fasilitas dari kampus, maka tenant-tenant hanya memberi partisipasi untuk kebersihan dan keamanan sebesar Rp50 ribu yang dinilai tidak seberapa dibanding omzet per hari.

“Justru itu sangat membantu kami, kami tenant memang fokus berjualan tanpa pikir yang lain. Itu kami syukuri juga karena memudahkan pekerjaan kami,” kata Defray beberapa waktu lalu.

Dari segala lika-liku tersebut, terungkap jika dari usaha Lezato 78 ini, Defray, Joshua, Gabrielly dan Cezia berhasil menjadi mahasiswa mandiri, dalam artian tidak lagi membebankan orang tua dalam hal finansial.

Setiap bulannya, empat sahabat ini akan menutup pembukuan dan kemudian berbagai hasil dari keuntungan berjualan selama 1 bulan.

Menariknya, pembagian hasil yang diterima bisa mencapai Rp7,5 juta, angka yang tentu tidak sedikit untuk mahasiswa karena dapat digunakan untuk banyak hal.

“Puji Tuhan, sejak berusaha terutama pas dapat kesempatan jualan di sini, sudah bisa menghidupi diri sendiri. Kalau kuliah kan dapat beasiswa, tapi kami kuliah di arsitektur yang tentu punya banyak kebutuhan. Semua itu syukurnya dapat dipenuhi dari hasil usaha ini,” kata Defray.

4 Mahasiswa Teknik Arsitektur Unsrat Ini Raup Omzet Jutaan Rupiah Lewat Usaha Lezato 78
Defray Tompunu

Defray yang lahir di Aertembaga, Bitung pada 9 Desember 2003 ini pun mengaku bangga karena punya pertemanan yag positif sehingga bisa punya usaha bersama dan berhasil mandiri.

Dirinya berharap, pengelola Innovation and Entrepreneurship Center (IEC) Business Incubator Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) yang kini dipimpin Dr Olivia Syanne Nelwan SE MSi sebagai Kepala Kordinator Pusat Kewirausahaan Unsrat dapat terus mempertahankan tempat tersebut dengan pengaturan seperti sekarang.

“Semoga kami dapat kesempatan kembali agar kami juga makin berkembang dan lebih banyak lagi belajar berusaha hingga nantinya kami mampu mandiri dan membesarkan Lezato 78. Terima kasih kepada semua pelanggan setia kami, dan tentu saja orang tua kami. Doakan kami agar bisa kuat dan menjadi anak sukses yang membanggakan orang tua,” pungkas Defray.

Untuk melihat bagaimana keseruan mereka berjualan setiap harinya bisa dicek di akun tiktok @tompunudefray.

(srisurya)