Berita Utama

18 Jam Tertimbun Longsor, 13 Penambang Tatelu Berhasil Dievakuasi

Detik-detik ketika salah satu korban longsor diangkat keluar dari dalam sumur dengan menggunakan tali tambang.
Detik-detik ketika salah satu korban longsor diangkat keluar dari dalam sumur dengan menggunakan tali tambang.(foto: Polres Minut)

 

Airmadidi-Setelah kurang lebih 18 jam terkurung dalam lubang bawah tanah, 13 penambang yang menjadi korban longsor pada Sabtu (13/4/2017) sekitar pukul 16.00 Wita di lokasi tambang rakyat Desa Tatelu Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara (Minut), akhirnya berhasil dievakuasi pada Minggu (14/4/2017) sekitar pukul 09.30 Wita.

Proses evakuasi para korban asal Tasikmalaya Jawa Barat tersebut berlangsung dramatis selama kurang lebih 30 menit.

Baik TNI, polisi, tim SAR Manado, PMI, pemerintah kecamatan dan desa serta para penambang, bekerjasama mengeluarkan para korban satu per satu dari dalam lubang sedalam kurang kebih 40 meter.

 

Korban longsor tambang Tatelu sempat mengalami shok.
Korban longsor tambang Tatelu sempat mengalami shok.(foto: Polres Minut)

 

Proses evakuasi korban berlangsung dramatis dengan bantuan TNI, kepolisian, SAR dan penambang.
Proses evakuasi korban berlangsung dramatis dengan bantuan TNI, kepolisian, SAR dan penambang.(foto: Polres Minut)

 

 

Kapolres Minut AKBP Eko Irianto SIK melalui Kapolsek Dimembe AKP Saguh Rianto mengatakan, meski dalam keadaan lemas akibat kekurangan oksigen, namun para korban dalam keadaan selamat.

“Ke-13 korban longsor di tambang Tatelu sudah berhasil dikeluarkan dan langsung diperiksa tenaga medis,” ujar Rianto.

Ditambahkannya, ada tiga korban yang mengalami shok sehingga langsung dibawa ke RSUD Walanda Maramis untuk ditangani lebih intensif.(findamuhtar)

 

 

 

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara