
Penulis: Alfrits Semen | Minahasa Utara
Perjuangan panjang yang dialami Macbul Budiman, warga Desa Lansa, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, berakhir penuh haru.
Setelah sempat hanyut hingga terdampar di Kepulauan Nauru dan bertahan selama kurang lebih 106 hari di lautan, Macbul akhirnya berhasil dipulangkan ke Indonesia melalui Jakarta sebelum kembali ke kampung halamannya di Minahasa Utara.
Prosesi penyerahan sekaligus pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026, pukul 16.00 WIB, di Kantor Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut hadir Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, Sekretaris Daerah, Novly Wowiling, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Minahasa Utara, Theodore V. Lumingkewas, Kepala Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Utara di Jakarta, Reynaldo Walujan, serta perwakilan Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri.
Macbul sendiri telah tiba di Jakarta sehari sebelumnya pada 26 Juni 2026, setelah menjalani proses pemulangan dari luar negeri.
Bupati Joune Ganda menyampaikan rasa syukur atas keselamatan warganya yang berhasil kembali ke tanah air setelah melalui pengalaman yang luar biasa
“Puji Tuhan, dengan pertolongan Tuhan dan doa keluarga serta doa kita semua, Saudara Macbul Budiman akhirnya boleh selamat dan kembali ke Indonesia,” ujar Joune Ganda.
Menurutnya, kisah yang dialami Macbul merupakan perjuangan yang sangat berat sekaligus menjadi bukti bahwa harapan tidak boleh pernah hilang.
“Perjalanan yang beliau alami sungguh luar biasa. Namun pertolongan Tuhan mengantarkan beliau hingga akhirnya dapat kembali dalam keadaan sehat dan kuat,” katanya.
Bupati Joune secara khusus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyelamatan hingga pemulangan Macbul Budiman.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Fiji yang juga membawahi Kepulauan Nauru beserta jajaran KBRI atas pendampingan terhadap warga negara Indonesia tersebut.
Ia juga mengapresiasi masyarakat Kepulauan Nauru yang telah memberikan bantuan selama Macbul berada di negara tersebut, termasuk penanganan medis hingga proses keberangkatan kembali ke Indonesia.
Selain itu, Joune menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Gubernur Sulawesi Utara, yang telah memfasilitasi proses penjemputan melalui Kantor Perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Jakarta.
Tak lupa, apresiasi juga diberikan kepada Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang turut mengawal seluruh proses kepulangan Macbul hingga tiba dengan selamat di Tanah Air.
Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap warganya, Bupati Joune bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara turun langsung menerima kepulangan Macbul di Jakarta.
Turut mendampingi dalam penjemputan Novly Wowiling dan Theodore Lumingkewas.
Usai proses serah terima, rombongan langsung mempersiapkan kepulangan Macbul menuju Desa Lansa agar dapat kembali berkumpul bersama keluarga yang selama ini terus menantikan kepulangannya.
Macbul Budiman sebelumnya bekerja di wilayah Papua.
Dalam perjalanan, ia mengalami musibah hingga hanyut ke lautan dan akhirnya terdampar di Kepulauan Nauru.
Selama kurang lebih 106 hari, ia bertahan hidup sebelum akhirnya ditemukan dan memperoleh pertolongan.
Berkat koordinasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah Indonesia melalui KBRI, Kementerian Luar Negeri, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, hingga Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, proses pemulangan akhirnya dapat terlaksana dengan baik.
