Berita Utama

Nyawa Velly Habis di Tangan Keponakan

image

Pelaku (kiri) saat melakukan pra rekonstruksi pembunuhan di Kantor Polsek Airmadidi.

 

Airmadidi-Belum selesai warga Sulut digemparkan dengan kasus pembunuhan mahasiswi di Tomohon dan seorang paruh baya si Manado, publik kembali dihebohkan dengan kasus pembunuhan di Minahasa Utara (Minut).

Sabtu (7/2/2015) kemarin nyawa VI alias Velly (32) warga Desa Watutumou jaga V Kecamatan Kalawat, akhirnya tewas di tangan keponakannya sendiri GI alias Glen (29).

Dari data yang berhasil dirangkum, peristiwa itu terjadi sekitar jam 16.00 Wita saat roda sapi pacu di Desa Kolongan Kecamatan Kalawat di ruas jalan SBY I baru saja selesai digelar.

Tersangka Glen yang mengetahui korban berada di pacuan menghampiri korban yang saat itu berada di atas sepeda motor. Saat itu tersangka langsung mencabut pisau yang diselipkan di pinggang sebelah kiri dan langsung menikam korban.

Menurut pengakuan tersangka, korban sempat menangkis dengan kedua tangannya, namun tak urung leher korban menjadi sasaran tikaman, termasuk lengan kiri, punggung dan kepala korban. “Waktu itu Velly berusaha merampas pisau lalu mengejar saya. Saya sempat jatuh di selokan, tapi kemudian lari lagi ke arah kebun ubi kayu,” ujar tersangka, Minggu (8/2/2015).

Korban yang mengalami luka tujuh tikaman kemudian ditemukan warga dalam kondisi kritis. Saat dilarikan ke rumah sakit Walanda Maramis diduga korban meninggal dalam perjalanan.

Pembunuhan kalawat 2

Tersangka sendiri mengaku, amarahnya sudah tak dapat ditahan, semenjak tersangka mengetahui korban kerap kali mengganggu isterinya. “Dia sering goda isteri saya. Dan saya sudah sering tegur dia, tapi dia terus ulangi,” beber dia.

Tersangka setelah beberapa saat bersembunyi, akhirnya menyerahkan diri kepada petugas. “Saat ini kasusnya sedang ditangani Kanit Reskrim Polsek Airmadidi,” ujar Kapolsek Airmadidi AKP Richard Mangundap.(Finda Muhtar)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara