
Tondano – Ciri khas budaya Minahasa lambat laun mulai memudar seiring dengan perkembangan zaman modern saat ini. Akan tetapi kearifan lokal Tanah Toar Lumimuut menurut Youla Lariwa Mantik harus tetap dilestarikan lewat berbagai upaya bersama pemerintah dan masyarakat.
Menurut pengacara sukses yang berkiprah di ibukota negara ini, bahwa ada begitu banyak tradisi Minahasa yang hampir tidak bisa lagi terdeteksi keberadaannya. Sebut saja permainan tradisional anak-anak, tradisi nae rumah baru serta panen padi dan lain sebagainya, hampir tidak terlihat lagi.
Kepada BeritaManado.com, Selasa (4/7/2017), Youla menuturkan bahwa yang ada saat ini hanya untuk sekedar pentas dan menyambut kedatangan tamu kehormatan dan tidak lagi dijadikan sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat Minahasa sesuai dengan sub etnis yang ada.
“Butuh visi yang jelas untuk mengangkat kembali budaya daerah Minahasa. Oleh karena itu, hal ini harus dilakukan bersama seluruh komponen masyarakat. Tidak cukup hanya dengan kebijakan pemerintah dan sebaliknya tidak memungkinkan kalau hanya niat masyarakat saja,” katanya. (frangkiwullur)
