
Silian Barat – Seekor ular patola (ular piton) dengan ukuran sebesar lengan tangan orang dewasa dengan panjang 1,5 meter hebohkan sejumlah warga Desa Silian Barat, Jaga 2 pada Jumat (3/5) sekitar pukul 23.30 wita.
Menariknya, ular piton tersebut berada tepat di depan posko pasangan calon bupati dan wakil bupati Minahasa Tenggara Telly Tjanggulung-Moody Rondonuwu.
Sebelum mengetahui adanya ular piton tersebut, menurut penuturan warga terdengar suara ajing yang secara terus menerus menggongong. Penasaran, warga sekitar langsung keluar untuk melihatnya. “Wei…wei..ada ular patola (piton),” teriak Maykel Talumepa dan Candra Makaluas.
Oleh warga sekitar, ular piton ini pun langsung dihantam dengan menggunakan kayu kemudian dibawa pulang ke rumah.
Akan penemuan se ekor ular piton itu, berbagai spekol pun bermunculan dari warga, “mungkin ini tanda-tanda kekalahan dari ibu T2,” ujar Talumepa.(dul)

ngarang sx doe ni org2..
blg kmri ular d nae dPosko.
qt pap dg ade yg d dpa lia kta kwa.
kng le d p kjdian s tngah mlm..
bgmana m hboh..
yg ad,s tdr ntu org2.
bae malu tre.ahaha
Bajingan
jdi danth qlo ular m0nth b diam di posko pa T2.dpe arti T2 nda m0nth jadi.
abiong,prcya lhe qwa thu di bbg2.dpa tw.om nda jha mxo grja
Pemilihan Bupati periode berikutnya adalah tanggung jawab seluruh warga, karena itu harus dengan bijaksana menyikapi semua isu2 yang akan memudarkan konsentrasi kepada aspek utama yaitu memilih pemimpin yang berpihak 100% kepada aspirasi rakyat dan yang rela mati untuk membangun daerah.
Sebagai wacana saja, hal yang lumrah yang dilakukan oleh kandidat yang akan mencalonkan diri dalam pemilihan, mereka sering terjun ke masyarakat dengan berbagai program-program “untuk mendapatkan simpati” masyarakat. Salah satu contoh adalah memberikan bantuan kepada sejumlah organisasi seperti Gereja, Masjid, dll.
Sekilas, program ini terlihat baik. Tetapi belakangan ini kegiatan seperti ini lebih condong dan telah mengarah ke praktek “sogok”.
Donasi yang diberikan entah itu untuk organisasi rohani.
Calon yang biasa melakukan kegiatan pra-pencalonan seperti ini secara statistik 75% akan melakukan praktek toleransi korupsi.
Nilai dibalik kegiatan seperti ini secara ekstrim dapat diartikan menyogok suatu organisasi agar anggotanya dapat memilih mereka pada saat pemilihan nanti.
Tentunya masyarakat harus cermat dan bijaksana untuk menggunakan tanggungjawab hak pilihnya nanti, karen jika anda salah menggunakannya maka anda sendiri yang akan menyesal kemudian hari.
Pemimpin yang berkwalitas harus memiliki kharisma, wibawah, dan iman.
Kampanye hanya sebagai suatu prosedur dalam penentuan calon dan pemilihan. Tetapi seorang pemimpin yang berkualitas dapat dilihat bukan pada saat mencalonkan diri, tetapi dedikasi yang telah diperlihatkan jauh sebelumnya.
Akhirnya, jangan gampang termakan “uang panas” sesaat. Karna setelah itu anda akan membayar lebih saat org tersebut telah terpilih.
Siapakah yang akan terpilih nanti? ITU TAGGUNG JAWAB ANDA!
Dapa lia sentimeter p popolulu ini wartawan no..
Masa berita bagini mo muat, pake gambar dapa tako, bilang 1,5 meter nintau cuma sama dgn botol coca cola p panjang kong kse muat ini ahli ular ndak jelas p koment lagi…
HAHAHAHAHAAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAAHAHAHAHAHA………
Ular itu iblis mar kalo so rica2 ikang
Patola nyanda brani maso di posko… Buktinya cuman sampe dimuka, Krn setiap posko telah diurapi di dlm nama Tuhan Yesus tolak org2 yg ingin berbuat jahat di posko T2-Mor
Da dapa di Muka pa Dong Tanta Non… dari Got kong nae ka Trotoar,,,Ular masih kacili, botol coca cola lebeh besar….
Patola tau no mana tu dp tamang pe sarang…..wkwkwkwk
Hebat ini om maykel…mngerti bahasa ular,rajin maso greja om spy nd prcaya2 mitos