Kue Jembatan Soekarno di HUT HJP
Manado – Jembatan Soekarno di Manado kini menjadi salah satu ikon di ibukota provinsi Sulawesi Utara ini.
Bagaimana tidak? Pasca diresmikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani yang juga anak dari Ketua DPP PDIP Sulut Ibu Megawati Soekarno Putri, jembatan ini menjadi tempat bernaziz ria wisatawan maupun warga lokal Manado.
Jembatan ini juga menjadi simbol kemajuan pembangunan di Sulawesi Utara khususnya Kota Manado sebab hampir 15 tahun proses pembuatan, akhirnya
jembatan ini bisa selesai dan digunakan.
Hal ini juga yang menginsipirasi seorang anggota DPRD Sulawesi Utara Hanny Joost Pajouw (HJP) untuk membuat baliho dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat sebagai kandidat calon walikota dengan latarbelakang jembatan ini.
“Waktu saya ambil gambar ini jembatan ini (Jembatan Soekarno) belum jadi. Saya punya keyakinan jembatan ini akan menjadi ikon kota dan benar itu terjadi sekarang. Saya tidak menyangka banyak sekali orang berfoto di tempat ini karena memang dari jembatan ini bisa terlihat panorama indah Kota Manado kearah laut maupun kearah kotanya. Dan tentu saja sesuai filosofinya, jembatan adalah penghubung yang menjawab kebutuhan masyarakat dalam banyak hal. Saya sangat terinspirasi dari sejarah dan keberadaan jembatan ini,” ungkap pria yang mendaftar di PDIP dan berharap bisa menjadi calon walikota Manado periode 2015-2020 dari partai moncong putih ini.
Begitu terinspirasi dari jembatan Soekarno ini, pria yang senang musik tradisional kolintang ini pun menghadirkan ‘jembatan ini’ sebagai model kue Ultahnya ke-37.
Tak pelak, kue yang unik ini menjadi ikon tempat foto-foto sejumlah undangan yang hadir dalam syukuran Ultah Hanny Joost Pajouw di Kairagi, Manado, Sabtu 27 Juni malam. (tim)

