Berita Utama

Warga Minut Geram Penamaan ‘Interchange Manado Bypass’

Interchange Manado Bypass
Interchange Manado Bypass

 

Airmadidi-Masyarakat Minahasa Utara (Minut) dibuat geram dengan penamaan simpang susun yang sedang dibangun di perempatan jalur Ring Road I yang diberi nama ‘Interchange Manado Bypass’.

Bagaimana tidak, hampir 100% lokasi bangunan itu terdapat di Desa Maumbi Kecamatan Kalawat Minut, namun justru tidak mencantumkan nama Minut.

“Hampir 100 persen lokasi proyek berada di Minut tapi justru dinamakan Interchange Manado Bypass,” kritik Ketua Fraksi Golkar DPRD Minut Edwin Nelwan, Rabu (31/8/2016) pada sejumlah wartawan.

Sekretaris Komisi B ini pun menganalogikan penamaan proyek tersebut dengan telor mata sapi, dimana meskipun yang bertelur adalah ayam, namun saat telur digoreng justru dinamakan telur mata sapi.

“Sapi yang terkenal, padahal sapi tidak berbuat apa-apa. Sama seperti kasus ini, masyarakat Minahasa Utara sudah dilecehkan,” kata Nelwan.

Perihal masalah ini, rupanya juga sudah sampai ke telinga Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan.

“Saya menerima banyak keluhan dari masyarakat Minut terkait penamaan tersebut. Masyarakat ingin agar itu dinamakan ‘Interchange Manado-Minahasa Utara Bypass’. Saya juga ingin ada nama Minahasa Utara pada bangunan itu,” kata Vonnie Panambunan.

Lanjut Panambunan, masalah ini sama halnya dengan penamaan tol yang hanya menggunakan nama ‘Tol Manado-Bitung’.

“Harusnya pakai nama tol Manado-Minahasa Utara-Bitung, karena jalur terpanjang justru melewati Minut. Soal ini, saya akan memperjuangkan ke kantor gubernur, kalau perlu ke pusat,” tegas Vonnie Panambunan.(findamuhtar)

8 tanggapan untuk “Warga Minut Geram Penamaan ‘Interchange Manado Bypass’”

  1. Herannya kenapa harus ada penamaan jalan? Di kota2 besar di Indonesia dan luar negeri ada banyak sekali bypass dan interchange jumlahnya bisa puluhan bahkan ratusan per kota tapi tidak ada yang sibuk menamakan khusus section bypass/interchange tersebut. Biasanya hanya disebut “Jalan A & Jalan B bypass/interchange.” Membuat penamaan secara spesifik dan tidak lazim malah mengacaukan suasana, mending nama tersebut dicabut/dibongkar secepatnya. Mungkin kasus ini yang bahasa Manado-nya biasa disebut “mangkage.”

  2. Bupati kan nintau apa2 ?
    Dia cuma dengar dari pembisik2 pa dia pe samping ?
    Mungkin tu pembisik dia pe anak yang so sok berkuasa ?

    INTINYA NYANDA MANGARTI

  3. By pass saja cukup, interchange dihilangkan karena identik dengan terminal bus, soal nama tak pengaruh apa-apa dengan fungsi bypass itu.

  4. Ini orang2 yg permasalahkan, mmg cuma cari2 masalah noohh…!!
    Hal yg tidak substantif, mo di permasalahkan!!
    Bersyukur jo itu jalang pemerintah so beking bagus!!
    Soal penamaan, memang harus simpel dan mudah dipahami oleh semua orang Indonesia yg lewat di situ, bukang cuma orang Sulut saja!!

  5. Berarti jln raya Manado Bitung juga harus pakai nama Manado Minahasa Minut Bitung. Puanjang kaleee namanya.. Hohohoho

  6. kira2 kalu jalur penerbangan Manado-Jakarta, kong samua daerah yang mo lewat akang minta dp nama mo cumu, rame kwa dp nama route…nanti pramugari le lala mulu mo cumu tu tampa, misalnya penerbangan manado-jakarta, nanti pramugari mo bilang “Selamat siang penumpang …Air dengan nomor penerbangan JT000, “kita melakukan penerbangan dari Manado melewati gorontalp, palu, makassar, surabaya, semarang dan akan mendarat di Jakarta”…

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara