Manado – Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado untuk mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) agar diberikan pada warga korban bencana banjir bandang di Manado, patut mendapat apresiasi masyakarakat. Hal ini seperti diungkapkan Walikota Manado, DR GS Vicky Lumentut, Senin (24/11) sore di Aula Serba Guna Kantor Walikota saat memimpin rapat bersama Camat dan Lurah, yang wilayahnya terkena dampak bencana 15 Januari lalu.
Menurutnya, kebijakan yang diambil semata-mata demi kepentingan masyarakat banyak. “Ini semua untuk kepentingan wargaku tercinta di Kota Manado, dananya dari APBD. Kita mensiasati dan melakukan pemangkasan biaya perjalanan dinas dan biaya keperluan birokrasi lainnya, dana yang dikurangi tersebut diarahkan pada pemberian bantuan bencana bagi warga korban bencana tentunya. Saya berharap ini bermanfaat dan membantu masyarakat secara tepat sasaran,” ujar Walikota Lumentut.
Dijelaskan Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini mengatakan bahwa, pihaknya memberikan batas waktu hingga akhir tahun ini untuk direalisasikan bantuan bencana ini pada masyarakat yang berhak menerima.
“Bantuannya dinaikkan, ribuan warga akan memperoleh bantuan bencana ini. Terkait klasifikasi rumah rusak berat atau rusak ringan nanti menjadi tanggung jawab teknis Badan Pengelolaan Keuangan Daerah untuk mencairkannya, kami mengaturnya secara merata dulu. Kemudian, bulan November ini sudah mulai pencairan, paling lambat Desember 2014 proses pencairannya sudah tuntas,” jelas Lumentut yang turut didampingi Sekot Ir Harfey Sendoh. (medco)
