Berita Utama

Wajib Pakai! Menteri Prabowo Subianto Disuruh Naik Mobil Super, Ini Dia Harga Rahasianya!

Kendaraan Pindad Maung yang dikonversi jadi kendaraan sipil (Dokumentasi Pindad).
Kendaraan Pindad Maung yang dikonversi jadi kendaraan sipil (Dokumentasi Pindad).

BeritaManado.com — Presiden Prabowo Subianto memberikan komando tegas kepada para menterinya untuk memakai kendaraan Pindad Maung sebagai mobil dinas.

Adapun dalam pidatonya di Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara, Senin (20/10/2025), sang presiden mewajibkan semua menteri memakai kendaraan Pindad Maung

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kala ditemui dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa pihaknya akan mencari cara untuk menggenjot kemampuan produksi dalam negeri agar seluruh anggaran bisa terserap.

Harapannya, seluruh menteri Prabowo mendapat unit Maung sebagai transportasi sehari-hari.

Melansir Suara.com jaringan BeritaManado.com, Purbaya dan pihak yang terlibat tentu punya PR besar dalam menggenjot produksi Maung. Sebab, kendaraan ini sejatinya adalah kendaraan militer yang nantinya akan dikonversikan ke kebutuhan sipil.

Berikut segudang fakta termasuk harga Pindad Maung.

  1. Terinspirasi dari Harimau

Nama “Maung” ketika diterjemahkan dari bahasa Sunda ke bahasa Indonesia menjadi “Harimau”.

Pilihan nama tersebut diambil karena harimau mencerminkan kekuatan dan kegagahan.

Varian Maung Garuda, yang merupakan pengembangan khusus untuk kendaraan kenegaraan, menampilkan identitas nasional yang kental, seperti motif batik parang pada grill depan dan logo Garuda statis pada velg (logo tetap tegak meski roda berputar).

  1. Wujud Kemandirian Industri Dalam Negeri

Adapun dalam aspek produksi, Maung juga menjadi simbol kemandirian Tanah Air untuk bisa menghasilkan kendaraan tempur canggih.

Sekitar 70 persen komponen Pindad Maung diproduksi di dalam negeri, termasuk rangka utama dan beberapa elemen sistem suspensi.

Persentase komponen yang hampir 100 persen buatan anak bangsa tersebut menjadi simbol kemandirian industri otomotif dan pertahanan nasional.

  1. Punya Kemapuan Off-road yang Tanggung

Lantaran dikonversikan dari kendaraan militer, Maung dikenal tangguh untuk melintasi berbagai medan, mulai dari aspal, berbatu, hingga berlumpur, berkat suspensi yang kuat dan ground clearance yang memadai.

Maung standar memiliki kecepatan aman hingga 120 km/jam dan mampu menjangkau jarak tempuh (daya jelajah) hingga 650-800 km dalam sekali isi bahan bakar.

  1. Punya Desain Modular dan Multifungsi

Maung tak berhenti sebagai kendaraan tempur taktis militer.

Desainnya dibuat secara modular, sehingga bisa disesuaikan tergantung dengan penggunaan, termasuk kala digunakan oleh sipil.

Maung dapat dikembangkan menjadi berbagai varian untuk kebutuhan operasi yang berbeda, seperti varian atap terbuka (soft top), atap keras (hard top /komando), atau varian jelajah.

Tak cukup di situ, ada juga varian sipil untuk kebutuhan melintasi jalan raya sebagai mobil dinas pejabat.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara