MANADO – Olahraga karate harus terus membuktikan diri dan tetap eksis di Sulut. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) DR. Djouhari Kansil saat membuka Gashuku Nasional, ujian dan seminar, penataran wasit/juri dan penataran pelatih institut karete-do nasional (Inkanas), yang digelar di lapangan Sparta Tikala, Jumat (7/10).
“Olahraga karate merupakan olahraga yang tidak asing bagi masyarakat Sulut, karena beberapa dekade terakhir kita mampu menghasikan atlet yang menuai prestasi di kancah global, sehingga daerah ini sangat dikenal sebagai daerah penghasil atlit karate yang berkualitas,” ujar Wagub.
Ia menambahkan “melalui pelaksanaan kegiatan ini, tentunya akan mengasah kemampuan para anggota inkanas, pelatih serta juri yang semuanya akan semakin memacu dan memicu gerak perkembangan institut Karate-Do nasional.”
Untuk itu, Kansil berharap kiranya melalui momentum ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam rangka peningkatan kualitas, kapasitas dan kompetensi peserta demi eksistensinya Sulut dalam dunia Karate-Do dipentas nasional maupun global.
Ia mengingatkan juga pada pengurus Inkanas Sulut agar memperkuat komitmen berkarya pupuk dan kembangkan jiwa ksatria dalam balutan Bushido, serta mengaktualisasikan berbagai konsepsi yang dapat memberikan nilai positif bagi perkembangan karate yang ada di Sulut. (*/jrp)
