Kota Manado

Waduh !!! Persiapan Tuan Rumah FLS2N Buruk, Nama Baik Manado Tercoreng

Situasi Check Sound peserta lomba vokal grup FLS2N 2016
Situasi Check Sound peserta lomba vokal grup FLS2N 2016

 

Manado – Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2016 yang dilaksanakan di Manado, Sulawesi Utara dikeluhkan oleh peserta yang datang dari seluruh provinsi di Indonesia.

Pasalnya, panitia pelaksana dinilai tidak siap karena sering membuat peserta harus menunggu lama untuk mendapatkan pelayanan.

Salah satunya yang terjadi hari ini, Selasa (30/8/2016), di lomba vokal grup yang dilaksanakan di Sutan Raja Hotel.

(Baca juga: Sempat Alami Gangguan Teknis, Akhirnya Tim Vokal Grup FLS2N Sulut Tampil Memukau)

Menurut pantauan BeritaManado.com, para peserta sudah siap sejak pukul 08.00 WITA karena pelaksanaan lomba sesuai jadwal akan dimulai pada pukul 09.00 WITA.

Tapi ternyata, hingga jam pelaksanaan, sound system belum juga siap, bahkan tidak ada dilokasi lomba, sehingga peserta dibuat menunggu selama 3 jam u tuk sekedar cek sound.

Salah satu official team yang ada di lokasi sempat berujar, insiden seperti ini akan mencoreng nama Manado, juga Sulawesi Utara karena tidak melayani tamu dengan baik.

“Ini kan bisa merusak nama Manado dan Sulawesi Utara. Waktu baru tiba kami saja dibuat menunggu 4 jam di bandara. Sekarang sudah siap sejak subuh, kami bahkan harus menunggu untuk bisa check sound dan lomba. Panitia kelihatannya tidak siap, memaksakan diri ini namanya,” ujar Robby Ange.

Lomba vokal grup FLS2N sendiri baru dimulai pada pukul 12.15 WITA, setelah sound system yang ada dianggap layak untuk digunakan, meski beberapa masalah masih saja terjadi. (srisurya)

6 tanggapan untuk “Waduh !!! Persiapan Tuan Rumah FLS2N Buruk, Nama Baik Manado Tercoreng”

  1. cuma biking malo jo torang pe tuan rumah ini. ini jadi pembelajaran, bahwa segala sesuatu itu penting. jangan ja pandang enteng..itu mungkin karena terlalu pandang enteng sampe jadi bagini…torang yg hadir di situ lei merasa sangat kecewa, ini tingkat nasional bukan tingkat desa atau keluraha. sedangkan tingkat desa dan kelurahan saja pe siap sebelum bertanding. ini sepertinya cuma buang tanggungjawab pa orang lain…

  2. Tidak bisa dipungkiri bahwa kebiasaan menunda sudah mendarah daging.. jadi semuanya dianggap enteng… Lihat aja.. kalau nda pas hari nya mana mau persiapan??? Hamoir disemua lini begitu…

  3. Tiap event FLS2N berbeda antara SMA SMP SD dll … panitia beda … yg direktorat SMA acara aman mulai dari sound sampai multimedia dan lighting krn sudah di booking dan prepare sejak february lalu …

  4. Waduh kok bisa gini? Ini kan festival kelas nasional masa pihak panitia ga siap..saya orang manado baca aja jadi malu.padahal dari dulu manado selalu jd t4 buat ajang nasional bahkan internasional

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara