
Minsel, BeritaManado.com – Empat ratus dua puluh lima mahasiswa Universitas Sam Ratulangi Manado (Unsrat) akan melakukan Kuliah Kerja Terpadu (KKT) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
Mahasiswa KKT angkatan ke-134 Unsrat Manado ini, diterima Wabup Pdt. Petra Rembang dan Sekdakab Glady Kawatu, di Aula Waleta Kantor Bupati Minsel, Rabu (05/04/2023).
Dalam sambutannya, Bupati Minsel yang diwakili Wakil Bupati Pdt Petra Rembang memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya pada pihak Universitas Sam Ratulangi Manado.
“Terima kasih telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Minahasa Selatan untuk menjadi lokus pelaksanaan program KKT angkatan ke-134, dengan menerapkan strategi pendekatan tematik dan non tematik,” katanya
Sehingga nantinya para mahasiswa menurut Pdt. Petra dapat mengaktualisasikan berbagai program di Kecamatan Tatapaan, Tumpaan dan 5 desa di Kecamatan Amurang Timur.
“Ini saatnya adik-adik sekalian dapat mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ketiga, yakni pengabdian kepada masyarakat,” ujar Wakil Bupati.
Untuk program tematik Pdt. Petra berharap para mahasiswa dapat memperkuat sistem IT melalui pembuatan website desa.
“Hal ini untuk mempermudah sistem kerja pemerintah desa serta didukung dengan program non tematik yang difokuskan pada pengembangan masyarakat desa melalui pembelajaran dan keterampilan sesuai dengan bidang ilmu dari mahasiswa,” ungkapnya.
Sementara, Dr. Ir. Rignolda Djamaluddin MSi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsrat Manado dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Minsel.
“Kami berharap kehadiran mahasiswa bisa memberikan manfaat bagi setiap desa dimana mahasiswa berada,” ujar Rignolda
“Mahasiswa juga saya ingatkan bahwa kalian berada di suatu tempat yang baru, maka keberadaan ini dijadikan sebagai sebuah pengalaman,” katanya.
Menurutnya, tidak gampang untuk menjadi bagian dari desa. Biasanya menjadi ukuran ketika akan meninggalkan desa, kalian sulit dilepas oleh masyarakat.
“Mudah-mudahan mereka kembali lagi ke kampus dengan suatu perubahan yang signifikan dan itu adalah hasil belajar di Kabupaten Minahasa Selatan,” pungkasnya.
TamuraWatung
