Theo menguraikan peristiwa Malari secara detil dalam bukunya. Buku Theo tersebut disentuh Tim Editor Ferry BM Rende dan Dr. Jeffrey M. Rawis.
Kedua jurnalis ini sudah pernah menulis beberapa buku menarik.
Dalam sesi ucapan terimakasih, Theo menyapa satu demi satu koleganya yang terundang dan hadir.
Ada teman lama sejak SMP dan SMA Negeri 1 Manado seperti dokter Daniel Masengi.
Rekan seperjuangan sewaktu IPPMMD seperti Max Wilar, Willy Rawung, Boy Saul dan Berny Tamara.
Theo juga mwnyapa dengan santun tokoh seperjuangan di DM UI, GSBI, GMNI, KNPI, AMPI serta rekan kuliah Strata Tiga di Universitas Pertahanan Indonesia.
Jelang 75 tahun, Theo yang masih aktif main Tenis Lapangan, sempat kuliah dan berhasil memperoleh gelar Doktor dengan nilai Cumlaude.
Prof Dr. Purnomo Yusgiantoro, dosen Unhan yang bertindak sebagai salah satu panelis dalam iven ini bersaksi: “Saya heran sekaligus kagum dengan keberanian Theo. Dia memilih metode kualitatif saat dia bikin disertasi S3 di Unhan. Metode ini banyak dihindari peneliti.”
Obyek penelitian Theo juga menarik dan menjadi isu yang cukup ramai yaitu Kedaulatan Negara di Laut Natuna Selatan. Pantas jika Theo mendapatkan penilaian cumlaude.
“Rupanya pengalaman Theo yang pernah Ketua Komisi 1 DPR RI menjafi modal utama beliau,” ungkap Purnomo, eks Menhan dan eks Mentamben RI.
Untuk rekan seperjuangan di legislatif, eksekusi apalagi para tokoh Partai Golkar, Theo memberikan apresiasi yang tinggi.
Utamanya kepada Dr. Airlangga Hartarto (AH), Menteri Koordinator Perekonomian RI sekaligus Ketua Umum Partai GOLKAR.
Dalam sambutannya, AH beraaksi bahwa dia banyak belajar dan berguru kepada Theo. Theo yang kalem, cermat, teliti dan selalu berpikir keras sebelum memutuskan sesuatu adalah tokoh yang berjasa besar bagi perjuangan serta kebesaran PG.
Banyak tokoh sependapat dengan AH. Mereka bilang Theo orang Sulawesi, orang Manado yang terkenal cepat bertindak, tetapi berbeda dengan Theo.
Eks Ketum PG Aburizal Bakrie serta Wapres dua kali Jusuf Kalla punya pandangan serupa.
Pertemuan ini diwarnai reuni, candaan serta gurauan politik kelas atas oleh banyak tokoh.
Tokoh beragam partai dan paham idelogi berbeda datang sejak pagi di Mulia Hotel. Termasuk Ketua Umum DPN Partai Amanat Nasional yang juga Menteri Perdagangan RI, Dr. Zulkifli Hasan, Ambasador Dr Aulia Rachman yang juga eks Ketum DPP KNPI.
Tokoh perempuan nasional juga hadir. Mereka kebetulan berteman dengan Ibu Erna, istri Theo.
