
TOMOHON, beritamanado.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Pemerintah Kota Tomohon menginformasikan data terkini penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Tomohon per Senin 26 Oktober 2020 pukul 22.00 Wita.
Sebagaimana release yang diterima media ini, Rabu (28/10/2020), kasus terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah lima kasus sehingga total menjadi 553 kasus, dimana dari jumlah tersebut terdapat 108 kasus aktif atau 19,53 persen dengan perincian 76 orang perawatan mandiri di rumah dan 32 orang perawatan di Rumah Sakit (RS).
GTPP COVID-19 Pemkot Tomohon lewat juru bicaranya Yelly Potuh SS juga menginformasikan pasien yang dinyatakan sembuh tidak mengalami penambahan sehingga total tetap berjumlah 428 orang atau 77,40 persen dan kasus meninggal dunia 17 orang (3,07 persen).
Untuk kasus Suspek kini tercatat 47 orang dengan perincian perawatan isolasi mandiri 28 orang, perawatan RS 12 orang, kemudian pasien meninggal dunia menunggu hasil swab test kedua 7 orang. Dan untuk Probable dalam perawatan 1 orang serta meninggal dunia 3 orang.
GTPP COVID-19 Pemkot Tomohon mengajak seluruh masyarakat untuk terus berdoa memohon kepada TUHAN Yang Maha Kuasa agar Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) ini segera berlalu dan meminta masyarakat untuk tidak lengah karena perang melawan pandemi masih belum berakhir.
Untuk menghindari stigma negatif dan diskriminasi terhadap pasien COVID-19 maupun keluarganya, merujuk Surat Edaran Menteri Kesehatan nomor HK.02.01/MENKES/199/2020 tertanggal 12 Maret 2020 tentang Komunikasi Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), GTPP meminta kerjasama yang baik dari semua pihak yang mengetahui/memiliki data dan identitas pribadi pasien COVID-19 (seperti nama dan alamat lengkap) kiranya tidak mempublikasikan atau menyebarluaskan kepada masyarakat.
GTPP COVID-19 Pemkot Tomohon akan terus melakukan proses tracking bagi mereka yang terdata sebagai Kontak Erat, yaitu mereka yang memiliki riwayat kontak dengan Pasien Probable atau Pasien Terkonfirmasi Positif. Dan bagi warga masyarakat yang telah mengikuti prosedur pengambilan spesimen Swab Test, kiranya dapat membatasi kontak dengan orang lain sampai diterimanya hasil pemeriksaan spesimen dari laboratorium dan dinyatakan negatif.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada masyarakat karena mematuhi imbauan pemerintah dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menghindari kontak fisik, menghindari kerumunan, selalu menggunakan masker saat beraktifitas, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, dan tingkatkan imunitas tubuh masing-masing, karena mencegah lebih baik daripada mengobati.
(ReckyPelealu)
