Berita Utama

Unsrat Chess 2025: Dari Seni Berpikir hingga Investasi Jangka Panjang bagi Kemajuan Daerah

Ia mengajak peserta untuk bermain dengan penuh kehormatan dan keberanian, menjadikan setiap langkah sebagai proses pembelajaran.

“Menang atau kalah, yang terpenting adalah meningkatnya kualitas berpikir, etika bertanding, dan jiwa sportivitas. Investasi pada pengembangan kecerdasan, kredibilitas, dan mental juara adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah dan masa depan generasi bangsa,” tegasnya, seraya menjamin dukungan penuh pemerintah terhadap kegiatan yang memupuk daya intelektual generasi muda.

“Mari kita bersama ciptakan ekosistem olahraga catur yang membanggakan dan berkelanjutan bagi masa depan Provinsi Sulut,” pungkasnya.

Momen Bahagia Komunitas Catur

Kegembiraan juga dirasakan oleh komunitas catur.

Ketua Harian Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sulut yang juga merupakan Wasit Nasional, Herry Benyamin, menyebut momen ini sebagai hari bahagia.

“Kami sangat berharap, melalui kegiatan seperti ini, akan lahir bibit-bibit baru, khususnya para pecatur muda atau kader dari jenjang SD, SMP, hingga SMA,” tandasnya, optimis melihat masa depan catur Sulut.

Sebelumnya, Wakil Ketua Panitia Dies Natalis, Dr dr Billy Kepel, M Med Sc, Sp KKLP, memberikan laporan pelaksanaan kejuaraan catur yang diselenggarakan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

(jenlywenur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara