Pemilu Bermutu
Dalam pesta demokrasi, peran masyarakat beragama menjadi acuan dalam terwujudnya pemilu yang berhasil. Ketika masyarakat mengalami konflik baik itu antar agama, suku, ras, golongan, adat, perseteruan, pergesekan dan perpecahan, maka segala tahapan pemilu akan tidak berjalan dengan baik dan tentunya akan menghambat keberhasilan pemungutan suara hingga perhitungan suara, karena dalam hal konflik agama ini sangat begitu sensitive hingga tentunya merambat ke persoalan-persoalan lainnya.
Namun sebaliknya jika masyarakat beragama dapat bekerjasama dengan baik, mensupport dan mendukung secara bersama-sama ketertiban dilingkungan masyarakat dalam setiap tahapan pemilu, maka sampai titik akhir semua berjalan lancar, menghasilkan pemilu yang baik, aman dan damai.
Kesimpulannya, Jika semua umat dapat bekerjasama dengan baik, damai, dan bersatu mensukseskan pemilu, Itulah yang menjadikan pemilu berkualitas dan bermutu.(*)
