Ia menyebut perlu adanya sinergi antara pemerintah, Polri, masyarakat sipil, dan lembaga pengawas agar reformasi benar-benar berdampak nyata.
Harapan Publik dan Komitmen Pemerintah
Masyarakat luas berharap reformasi Polri bukan hanya jargon politik, melainkan agenda nyata yang bisa memperbaiki wajah kepolisian di mata rakyat.
Djamari menyatakan komitmennya untuk menjaga agar proses reformasi tidak keluar jalur.
Ia menekankan bahwa segala masukan dan kebijakan akan diarahkan untuk memperkuat profesionalisme Polri sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Meski masih tahap awal dan komunikasi keduanya belum intens, Djamari optimistis reformasi Polri bisa berjalan baik jika ada koordinasi yang jelas dan dukungan politik yang kuat.
Tantangan memang besar, mulai dari budaya internal hingga transparansi, tetapi pemerintah menegaskan komitmennya agar Polri menjadi institusi yang semakin dipercaya rakyat.
Dengan langkah bersama antara Presiden, Kemenko Polkam, Ahmad Dofiri, dan seluruh jajaran kepolisian, reformasi Polri diharapkan tidak sekadar wacana, melainkan agenda nyata untuk memperkuat demokrasi dan hukum di Indonesia.
(Erdysep Dirangga)
