Tomohon – Keindahan Kota Tomohon akhir-akhir ini mulai terusik dengan keberadaan sejumlah papan reklame maupun baliho yang sudah kedaluarsa di sejumlah titik yang menimbulkan sorotan dari sejumlah masyarakat.
Pasalnya, dari pantauan beritamanado.com, materi maupun pesan yang ditampilkan telah lewat, namun belum ada penindakan bahkan terkesan dibiarkan terpasang. “Sekarang ini kita telah memasuki masa persiapan menyambut Paskah, kok ucapan Selamat Natal 2011 dan Tahun Baru 2012 masih terpasang sampai sekarang. Aneh, apakah ini ada sesuatu? Ini kan merusak keindahan Kota Tomohon,” ujar Lucky S, warga Kakaskasen saat ditemui di seputar lokasi terpasangnya baliho.
Lanjut dikatakannya Dinas Tarumansa harus segera melakukan penertiban terhadap reklame atau baliho yang kedaluarsa saat ini. “Penempatannya di pinggir jalan raya Tomohon dan dalam ukuran sangat besar, sehingga mudah dilihat banyak orang, tidak mungkin dinas terkait tidak pernah melihatnya. Ada apa ini,” tukasnya.
Kadis Tarumansa Theo Paat saat dikonfirmasi membenarkan ada sejumlah reklame dan baliho kedaluarsa tersebut. “Kami memang akan menyurat kepada sejumlah pihak terkait untuk melakukan pencopotan. Kami akan action dalam waktu dekat ini,” kuncinya. (iker)

babadiang jho kong lia” jho! nyandak usah banyak komentar karena orang tmhn so nyandak berhak tentukan le sapa tu mo jadi wawali. sapa suruh kase menang pa tersangka korupsi. skarang baru ngoni rasa!
Lantik jo pa Ivan…Tara-tara siap mendukung
SHS melalui Ivan Sarundajang memang haus kekuasaan. Di masa SHS justru KKN itu menggurita, deng skarang mulai merajalela melalui Pemilukada di Minahasa & untuk Wawali Tomohon.
Ivan Sarundajang, M Onibala, R Mamuaja, deng nama-nama dari birokrat itu SHS pe jago-jago untuk mengontrol samua SULUT dibawah klan Sarundajang.
Revolusi terhadap SHS musti terjadi!!!!!
ndk perlu menunggu surat kpd pihak yg memasang ,secepatnnya POL PP kota tomohon menertibkan baliho yang kadaluarsa itu,karna so lebe merusak keindahan Kota Tomohon…