Kota Manado

Tokoh Masyarakat Manado Utara Dukung Konsep Pemekaran Pemkot Manado

Tokoh Masyarakat Manado Utara Dukung Konsep Pemekaran Pemkot Manado
Dermaga Bunaken. (Foto Beritamanado)

Manado – Mencermati konsep pemekaran yang telah dilaksanakan oleh tim pemekaran Pemkot Manado, khususnya pemekaran Kecamatan Bunaken Kepulauan, dan Kecamatan Molas sebagai satu keterikatan kebersamaan yang tidak terpisahkan.

”Kami selaku tokoh masyarakat Manado Utara menanggapi positif hal itu. Alasannya Bunaken merupakan aset nasional. Bahkan telah menjadi aset dunia internasional. Sedangkan nama Molas bagian dari wilayah, dan aset kultural budaya Bantik yang harus dilestarikan. Mengingat pelestarian budaya, dan bahasa harus diselamatkan, ” kata Annes Supit SS, Tokoh Masyarakat Manado Utara, Minggu (15/7).

Dalam pemekaran kecamatan pemberian nama Bunaken, dan Molas untuk masyarakat sudah tidak asing lagi. ”Jadi kami dukung sepenuhnya hasil kerja tim pemekaran Pemkot Manado. Kami meminta agar Pak Wali Kota Manado segera mengusulkan Perda kedua kecamatan pemekaran ini ke DPRD Manado. Jika ini terealisasi, kami akan berterima kasih kepada Pak Wali, yang selaku pemimpin Kota Manado telah memberikan nama dua kecamatan baru ini sesuai dengan aset wisata, dan budaya yang ada di Manado, ” ujar Annes Supit.

Menurut Annes, nama Bunaken merupakan bentuk untuk melestarikan aset wisata di Sulut. Sedangkan nama Molas sebagai Kecamatan merupakan bentuk penghargaan terhadap basis Budaya etnis Bantik, dan ini merupakan bentuk melestarikan nilai-nilai Budaya penduduk asli Kota Manado.(dan)

Annes Supit: Pemkot Harus Perhatikan Listrik dan Air Bersih di Kepulauan

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara