
MANADO – Penyelesaian tapal batas Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung di Desa Rokrok-Tendeki, menurut anggota Komisi I DPRD Sulut, Pdt Tonny Kaunang, semua pihak harus colling down (tahan diri), yang harus dimulai dari aparat desa.
“Saya minta semua pihak colling down terutama aparat desa. Jangan kepala desa yang justru memanas-manasi apalagi menjadi inspirator demonstrasi. Aparat harus menjadi teladan dan memberikan contoh yang baik bagi warga,” ujar politisi senior Partai Golkar ini.
Selain itu menurut Toka, panggilan akrab politisi kritis ini, sosialisasi perlu ditingkatkan sambil menunggu keputusan akhir dari pemerintah provinsi. Memberikan pemahaman kepada warga untuk menerima apapun keputusan pemerintah. (jry)
