
Manado, BeritaManado.com – Tingkat penyebaran Covid-19 di Sulawesi Utara (Sulut) masih cukup banyak.
Itu terbukti lewat zonasi Covid-19 pada Peta Risiko per 27 Februari 2022 yang dirilis Satgas Covid-19 Pusat.
Dari 15 kabupaten/kota di Sulut, 10 daerah berlabel zona oranye atau risiko sedang.
Sementara sisa lima wilayah zona kuning atau risiko rendah.
Sampai sekarang, tak zona hijau atau lokasi bebas Covid-19 di bumi nyiur melambai.
Sekadar diketahui, zona oranye merupakan satu level di bawah zona merah dan sewaktu-waktu berpotensi ke risiko tinggi jika masyarakat lalai dalam protokol kesehatan (prokes).
Terkini, pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk wilayah Jawa – Bali untuk 1 minggu dan luar Jawa – Bali, 2 minggu.
Ini berdasarkan evaluasi terbaru pada level kabupaten/kota.
“Secara garis besar nampak adanya peningkatan jumlah kabupaten/kota ber-level 3 dan 4. Untuk itu agar menjadi perhatian lebih untuk dikendalikan segera,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.
Area luar Jawa Bali menurut Inmendagri Nomor 14 Tahun 2022, terjadi kenaikan 212 kabupaten/kota ke level 3 .
Diketahui untuk PPKM non Jawa – Bali masih menggunakan indikator PPKM yang sama dengan sebelumnya.
“Dimohon agar masing-masing pemerintah daerah maupun masyarakatnya memperhatikan situasi terkini dengan melihat data dan perkembangan kebijakan,” tegasnya.
(Alfrits Semen)
