Berita Utama

Terungkap: Bocah Bilqis Diculik Saat Main, Dijual Rp3 Juta via Facebook, Ditemukan Selamat di Jambi

Bocah Bilqis hilang di Makassar ditemukan di Jambi. (Ist)
Bocah Bilqis hilang di Makassar ditemukan di Jambi. (Ist)

BeritaManado.com — Kisah pilu penculikan Bilqis, bocah perempuan berusia empat tahun di Makassar, akhirnya berujung kelegaan.

Setelah sempat hilang dan dijual Rp3 juta melalui Facebook, Bilqis berhasil ditemukan selamat di Jambi, Minggu (9/11/2025).

Fakta ini sekaligus membuka tabir praktik sindikat perdagangan anak lintas provinsi.

Jejak digital pelaku menjadi kunci yang mengarahkan tim gabungan kepolisian menembus provinsi untuk menjemput korban.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, membenarkan keberhasilan operasi penyelamatan tersebut.

Ia memastikan seluruh detail penanganan kasus ini akan dipaparkan secara resmi.

“Hari Senin besok saya rilis ya, termasuk detail pengungkapannya dan jumlah tersangka semuanya,” ujar Arya, dikutip Minggu (9/11/2025) melansir Suara.com jaringan BeritaManado.com.

Kasus ini bermula saat Bilqis dilaporkan hilang pada Minggu (2/11/2025), ketika menemani sang ayah, Dwi Nurmas (34), berolahraga di Taman Pakui Sayang, Makassar. Bilqis terakhir terlihat bermain di playground sebelum jejaknya hilang.

Petunjuk awal datang dari rekaman CCTV di Jalan Pelita Raya yang memperlihatkan seorang perempuan diduga membawa Bilqis bersama dua anak lainnya.

“Ada rekaman yang memperlihatkan korban dibawa oleh seorang ibu,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Nasrullah.

Penyelidikan lanjut mengungkap Bilqis berpindah tangan beberapa kali sebelum kemudian “ditawarkan” di Facebook dengan harga Rp3 juta.

Dari unggahan inilah polisi melacak jejak digital hingga menemukan korban di Jambi dalam kondisi sehat.

Tiga terduga pelaku, dua perempuan dan satu laki-laki, telah diamankan dan digelandang ke Mapolrestabes Makassar untuk diperiksa.

Kabar penemuan Bilqis disambut haru ribuan warganet yang sebelumnya ikut menyebarkan informasi dan doa di media sosial. Polisi menegaskan kasus ini menjadi alarm keras bagi seluruh orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan meski berada di ruang publik.

“Ini pengingat bagi semua orang tua agar lebih waspada,” tegas Arya.

Sementara itu, sang ayah, Dwi, tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat pertama kali melihat Bilqis lewat video call.

Dengan suara bergetar, ia hanya mampu berkata singkat, “Dia selamat.”

(rds)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara