Berita Utama

Terancam Tumpang Tindi, Mohede Sebut Penggunaan Dana Desa Harus Jelas dan Tegas

Amurang – Pemerhati pemerintahan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Drs Ferry Mohede tak segan-segan menyebutkan bantuan dana desa yang sudah diprogramkan pemerintah pusat, khususnya di Minsel baka amburadul jika tidak ada visi penyusunan yang jelas dan tegas.

“Ya, penyususnanya harus jelas dan tegas akibatnya menggunakan anggaran rutin dan ini bakal memakai system function follow money. Sementara diwajibkan menggunakan money follow function agar diketahui sumber pendapatan,” jelas Mohede, saat menghubungi BeritaManado.com, Selasa (7/4/2015).

Lanjut sesuai amatan Mohede bahwa, produk Musrenbang bakal membuat Pemerintah Desa (Pemdes) bingung, sebab berpeluang program bantuan-bantuan yang dialamtkan di desa-desa akan tumpang tindi.

“Untuk itu, diharapkan Pemkab Minsel bisa membuat cress program bgi Pemdes agar pengelolaan bantuan dana desa, bisa memakai azas keterbukaan, periodic, elektabilitas dan komprehensif oleh pemerintah desa itu sendiri,” paparnya.

Diketahui bantuan dana desa untuk Kabupaten Minsel senila 40,9 milyar rupiah. (sanlylendongan)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara