Agama dan Pendidikan

Tema APP 2026, Satu Gereja Satu Visi Satu Misi

Tema APP 2026, Satu Gereja Satu Visi Satu Misi
Pater Ibrahim Riberu saat memberikan penjelasan kepada peserta sosialsiasi APP 2026 dari Paroki Hati Kudus Sonder

Tondano, BeritaManado.com – Gereja Katolik Keuskupan Manado akans egera memasuki Masa Prapaskah pada Rabu (18/2/2026).

Sebagaimana tradisi yang ada, selama kurang lebih lima pekan, umat Katolik Keuskupan Manado tidak hanya diajak untuk berpuasa dan berpantang, namun juga untuk melakukan aksi nyata.

Aksi nyata tersebut diatur dalam bingkai Aksi Puasa Pembangunan (APP) Tahun 2026 yang mengangkat tema “Satu Gereja, Satu Visi, Satu Misi”.

Tema tersebut akan dijabarkan melalui “Gerakan Misioner Gereja dalam Menghadirkan Pengharapan”.

Dalam Sosialisasi APP 2026 tersebut, Kevikepan Tondano-Mitra menghadirkan pembicara utama Pastor Stenly Pondaag MSC selaku Ketua Komisi Liturgi Keuskupan Manado dan didampingi oleh sejumlah fasilitator.

Dalam penjelasan umumnya, Pastor Ftenly Pondaag MSC mengatakan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan sosialsiasi ini nantinya diharapkan akan menjadi fasilitator bagi umat di paroki masing-masing daalam wilayah rohani dan komunitas basis lainnya.

“Jadi selama lima pekan, umat akan diajak untuk merefleksikan perjalanan hidup menggereja sambil mencari dan menemukan hal apa saja yang sudah dan yang akan kita buat bersama,” ungkap Pastor Stenly Pondaag.

Sementara itu, Vikaris Episkopalis Tondano-Mitra Pater Ibrahim Riberu OCD yang hadir langsung mendampingi peserta dari Paroki Hati Kudus Sonder, mengatakan bahwa tema yang diangkat oleh Gereja Katolik Keuskupan Manado menjadi ajakan untuk diperjuangkan bersama.

“Temanya jelas bahwa ada ajakan bersama untuk membuat sebuah aksi nyata dalam suatu gerakan dalam satu misi Gereja untuk membawa harapan keapda banyak orang dalam konteks umat paroki, stasi dan wilayah rohani,” kata Pater Ibrahim Riberu OCD.

Dalam konteks yang lebih luas, sebagai komunitas yang ada di tengah-tengah masyarakat, dijealskannya bahwa umat Katolik juga diajak untuk berjalan bersama umat beragama lain juga pemerintah dalam bingkai persatuan.

Adapun sub tema selama lima pekan dalam APP 2026 ini yaitu “Berjalan Bersama sebagai Gereja Sinodal (Pekan I), Berjalan Bersama dengan Pemerintah demi Kesejahteraan Umum (Pekan II), Berjalan Bersama dengan Umat Beragama Lain (Pekan III), Berjalan Bersama dengan Kaum Miskin dan Difabel (Pekan IV) dan Berjalan Bersama Menuju Kemuliaan (Pekan V).

Peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut berasal dari Paroki Santa Rosa de Lima Tondano, Paroki St. ANtonius Padua Tataaran, Paroki Hati Kudus Sonder, Paroki St. Yoseph Kawangkoan, Paroki St. Petrus Langowan dan Paroki St. Lukas Ratahan.

(Frangki Wullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara