
Kawangkoan – Satu lagi kejadian tanah longsor terjadi di wilayah Kabupaten Minahasa, tepatnya Kelurahan Talikuran Kecamatan Kawangkoan Utara. Melihat situasi di lapangan, model longsoran tanah setinggi kurang lebih 10 meter itu seperti membentuk setengah lingkaran.
Yang membuat kondisi tanah terlihat labil yaitu pada bagian dasar longsoran seperti membentuk gua yang menjulur ke dalam. Dengan demikian bisa dipastikan bahwa tanah yang ada diatasnya dimana terdapat rumah penduduk sangat rawan ikut ambruk juga. Sayangnya tidak terlihat terpasang garis polisi di lokasi tersebut.
Camat Drs Dolfie Kuron MBA mengatakan bahwa warga yang berdekatan dengan lokasi kejadian untuk sementara waktu mencari tempat lain untuk tinggal.
“Ini meamng sangat berbahaya, sebabab pa bagian dasar sudah membentuk seperti gua. Jika tidak hati-hati, maka bisa saja akan ada korban jiwa. Peringatan ini berlaku untuk seluruh warga masyarakat terutama anak-anak yang sering lepas dari pengawasan orangtua jika bermain-main,” kata Kuron.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Minahasa Ivonne Andries SIP kepada BeritaManado.com mengatakan bahwa tanah longsor yang terjadi beberapa hari lalu itu agar secepatnya menjadi perhatian pemerintah.
“Saya akan menyampaikan hal ini kepada pimpinan komisi untuk dikoordinasikan dengan instansi terkait dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Minahasa,” kata Andries, Kamis (2/3/2017). (frangkiwullura)
