Agama dan Pendidikan

Talkshow Fokusmaker, Kantor Dewan Rawan Jebakan

Talkshow Fokusmaker, Kantor Dewan Rawan Jebakan
Talkshow Fokusmaker Menghadirkan Mantan Anggota Deprov Ruben Saerang, Pengamat Sospol Taufik Tumbelaka dan Wartawan Senior Richard Sanger (Foto BM)

MANADO – Selasa (25/01) sore, Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (FOKUSMAKER) Sulut, menyelenggarakan kegiatan Talkshow dengan tema DPRD-ku Sayang DPRD-ku malang. Kegiatan tersebut menghadirkan Taufik Tumbelaka selaku pengamat politik dan Ruben Saerang, mantan anggota DPRD Provinsi, sebagai pembicara.

Dari hasil pantauan  wartawan beritamanado, puluhan peserta yang hadir saat itu tidak mau ketinggalan menghujani pertanyaan kepada narasumber. Budi Djohari, salah seorang peserta yang menanyakan persoalan kinerja anggota DPRD.

“Gedung dewan dihuni para pecundang, kaya ide namun minim aksi,” ujar Budi, oleh Tumbelaka dijawab ringan, “tidak keliru, yang mau saya katakan anggota DPRD saat ini minim ide, juga minim aksi,” ujar Tumbelaka yang disambut aplaus..

Saerang juga menegaskan bahwa arena politik sarat jebakan terlebih jabatan anggota dewan yang pernah disandangnya  itu. (Ikhsan Saruna)

8 tanggapan untuk “Talkshow Fokusmaker, Kantor Dewan Rawan Jebakan”

  1. wagh betul juga itu para Ibu-ibu anggota dewan cuman sibuk dengan tasnya yg lima juta dan peralatan make-up apalagi yang pikirkan selain kecantikan

  2. Persoalan bukan hujat menghujat sodara Ang junior, tapi kalian di panggung politik, jang sebale… samua yg dipanggung sama deng pemain bola pasti mata tertuju pa ngoni bukan pa torang masyarakat. So pasti kritik tertuju kepada pemain baik pemain bola maupun pemain politik. Negara jadi bagus kalu pemimpinnya bagus. bukti nyata, cuma ente yg berani berdiskusi/debat ria disini mana tu laeng, torang cuma ja lia tu ibu2 dewan dgn tas di atas lima juta.

  3. betul juga itu bang andre… cba semuanya bisa berpikir seperti itu… semoga dapat berthan dri arus global yg selalu menekan dan membuat rakyat kita sengsara.
    cbalah sekiranya anggota DPRD itu bisa lebih tegas.
    mungkin kami hanya mengingatkan, dari yang terlupakan oleh wakil rakyat

  4. Mengenai banyak ide, minim aksi: ibarat seperti penonton bola dan pemain bola. Coba jo kalu jadi pemain kalu bisa banyak ba aksi. Masyarakat mengira wewenang anggota dewan so lebe2 eksekutif. wewenang utama ada di eksekutif, anggota dewan bersama2 eksekutif melakukan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan (terhadap legislasi dan anggaran yg dibuat sesuai kewenangannya). cuma itu.
    Mengenai semua mikir duit. emang realita di masyarakat kita semuanya mikir duit. liat aja waktu kampanye, masyarakat berharap duit juga dari calon, jadi jangan heran kalo dapat calon mikir duit. coba liat itu proposal yang kesana kemari setiap hari, semua itu mikir duit juga. jadi, marilah sama2 kita berubah. berubah menjadi lebih baik. jangan cuma hujat2 orang lain, mar diri sendiri begitu juga dan tidak mau berubah.
    Terima kasih.

  5. semuanya penuh dengan sandiwara politik… mereka tak sadar bahwa kalo menjadi wakil rakyat itu adalah pengabdian bukannya pekerjaan, kalo sdah berfikir itu pekerjaan pasti mikirnya duit aja …..

  6. Yah ngoni lei rupa belum tahu….. atau pura2 nentau… ini anggota dewan pe isi kapala, banyak yg duduk cuma karena keluarga di politik, ada yg so berapa periode jadi so pande main bola politik…mar isi kapala kosong, ada yg jadi karena doi. Ada yg karena setia di partai. Dari samua dorang nda ada yg berpihak pa Rakyat, oh ada sadi itu Ang….stou . Jadi jangan baharap banyak kasiang. Torang juga yg pilih pa dorang. Co kalu mo jujur urut dari ketua dewan sampe kabawa kalu dorang bonafit? samua dorang pemain opera sabun jadi tunggu jo pemilu berikut.

  7. Coba beking Road Show ke daerah-daerah, kalau perlu di setiap kecamatan. Selain sebagai sarana pendidikan politik publik, ini juga dapat mengukur tingkat pengetahuan publik terhadap keberadaan DPRD. Juga, dapat menyerap aspirasi masyarakat yang mungkin selama ini terpendam, karera malu atau tidak tahu harus menyampaikan ke siapa.
    Satu lagi, kayaknya FOKUSMAKER bisa melakukan studi apa saja “jebakan-jebakan” yang dimaksud….
    Salam………

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara